Warga Cirebon Heran Pasokan Gas Elpiji 12 Kg Sempat 'Hilang' Sepekan Terakhir

"Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba nggak ada di pasaran. Di kami juga tidak mendapat pasokan," tambahnya.

Warga Cirebon Heran Pasokan Gas Elpiji 12 Kg Sempat 'Hilang' Sepekan Terakhir
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Salikin saat menunjukkan gas elpiji 12 kg di tokonya di Desa Cikalahang, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Selasa (26/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Gas elpiji 12 kg sempat langka dipasaran selama sepekan terakhir di sejumlah toko elpiji di Kabupaten Cirebon.

Pasokan gas elpiji tersebut tiba-tiba sulit dicari seminggu terakhir.

Sementara itu, untuk Bright gas dan gas elpiji 3 kg tidak mengalami kekosongan pasokan.

Baca: Ketua KPU Kota Bandung Tegaskan Calon Pemilih yang Tidak Dapat Formulir C6 Tetap Punya Hak Pilih

"Baru kemarin datang. Seminggu terakhir sih tidak ada," ujar seorang penjual gas elpiji, Salikin, saat ditemui di Desa Cikalahang, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Selasa (26/6/2018).

Ia mengaku, selama persediaan gas tersebut kosong, banyak masyarakat yang mencarinya.

"Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba nggak ada di pasaran. Di kami juga tidak mendapat pasokan," tambahnya.

Baca: Melody Eks JKT48 Sengaja Pulang ke Bandung Demi Pilkada, Ini Kriteria Pemimpin Idealnya

Harga gas elpiji 12 kg di toko Salikin dijual Rp 150 ribu per tabung.

Untuk Bright Gas dijual Rp 72 ribu dan gas elpiji 3 kg dijual Rp 16 ribu.

Saat ini, gas elpiji 12 kg tersebut sudah tersedia kembali di pasaran.


Penulis: Siti Masithoh
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved