Dishub Kabupaten Cianjur Larang Kendaraan Parkir di Sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono mengatakan, larangan parkir. . .

Dishub Kabupaten Cianjur Larang Kendaraan Parkir di Sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto
Tribunjabar/Ery Chandra
ILUSTRASI: Kemacetan di Jalan raya bypass Cicalengka Kilometer 32, Kabupaten Bandung, Rabu (13/6/2018) sore. 

TRIBUNJABAR.ID - Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur menerapkan larangan parkir di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto, Senin (25/6/2018).

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan di jalur protokol yang terkenal dengan sebutan jalan raya tersebut.

Karena salah satu jantung perekonomian warga Cianjur, jalan HOS Cokroaminoto sampai dengan Jalan Mangunsarkoro sering mengalami kemacetan parah.

Kemacetan sering terjadi saat jam berangkat kerja, siang hari saat toko buka dan jam pulang kerja sore hari.

Kemacetan diduga warga setelah terjadi penyempitan jalan karena pembangunan trotoar dan taman yang memakan beberapa meter badan jalan.

Pemkab Cianjur melalui Dinas Perhubungan mengeluarkan surat pemberitahuan terkait larangan parkir di sepanjang jalur tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono mengatakan, larangan parkir tersebut tidak seluruh ruas panjang Jalan HOS Cokroaminoto, tetapi sebatas dari simpang tiga Jalan Dr Muwardi sampai dengan simpang tiga Jalan Barisan Banteng.

"Ini kan jadi percontohan atau uji coba penerapan larangan parkir di ruas jalan protokol yang padat kendaraan. Di jalan masuk menuju ruas jalan ini yang paling sering terjadi kemacetan, kami terapkan dulu di sepanjang ruas tersebut," katanya Senin (25/6/2018), di Cianjur.

Menurutnya, larangan tersebut masih bersifat sosialisasi kepada seluruh pegawai, konsumen, dan pengunjung di pusat aktivitas warga tersebut.

Selama sebulan sosialisasi, tidak akan ada penindakan melainkan sebatas arahan dan pemberitahuan.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help