Simpan Sejarah Kerajaan Thailand, Curug Dago Bandung Dikunjungi Orang Thailand Saat Waisak

Curug Dago berada di ketinggian 800 meter di atas permuakaan laut. Tinggi air terjunnya sekitar 12 meter.

Simpan Sejarah Kerajaan Thailand, Curug Dago Bandung Dikunjungi Orang Thailand Saat Waisak
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Prasasti di Curug Dago, Bandung, Minggu (24/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Curug Dago adalah wisata air terjun yang memiliki sejarah tinggi dan memiliki prasasti peninggal kerajaan Thialand.

Curug Dago berada di ketinggian 800 meter di atas permuakaan laut. Tinggi air terjunnya sekitar 12 meter. 

Jejak sejarah yang ada di tempat wisata di Bandung yang satu ini dapat dilihat dari adanya prasasti batu Kerajaan Thailand yang berasal dari abad ke 18. 

"Kalau lagi Waisak, umat Budha banyak sekali yang datang dan berdoa ke sini," ujar Agus (40) salah satu pedagang makanan di kawasan Curug Dago, Minggu (24/6/2018).


Prasasti batu ini bertuliskan nama raja Chulalongkom II (Rama V) yang berasal dari Thailand.

Tertulis dalam prasasti itu, Raja Rama V mengunjungi Curug Dago sekitar tahun 1896, lalu kembali ke tempat yang sama pada tahun 1901.

Prasasti di Curug Dago, Bandung, Minggu (24/6/2018).
Prasasti di Curug Dago, Bandung, Minggu (24/6/2018). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Pada kunjungannya yang kedua, sang raja kembali menulis di atas batu prasasti. Raja Rama V menuliskan paraf dan tahun Rattanakosin, Era 120 (Bangkok).

Baca: Sempat Terbalik Bersama Kapal Sinar Bangun di Danau Toba, Pria Ini Bisa Selamatkan 5 Korban

"Kebanyakan yang datang kalau waktu Waisak dari orang Thailand yang ingin tahu sejarah Thailand bisa sampai ke sini," ujarnya.

Dari pantauan Tribun Jabar prasasti Kerajaan Thailand berbentuk seperti rumah, yang di dalamnya ada batu besar dan terdapat dua rumah prasasti peninggalan Kerajaan Thailand.

Di setiap rumah terdapat tulisan sejarah yang menjelaskan bahwa dulu ada sejarah yang tertulis diatas batu yang berada di Curug Dago Bandung. (*)

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help