Mudik Lebaran 2018

Kisah Polisi dan Anggota TNI 26 Tahun Tak Mudik Saat Lebaran: Sedih, Rasa Kangen Ada

Tahun ini, ia mendapat tugas di Pos Pelayanan Nagreg dan berusaha mengerjakan amanah tersebut sebaik mungkin.

Kisah Polisi dan Anggota TNI 26 Tahun Tak Mudik Saat Lebaran: Sedih, Rasa Kangen Ada
Tribun Jabar/Ery Candra
Panit 1 Intelkam Polsek Nagreg, Ipda Nurwidi (kiri) dan Serda Budi Hastomo di Pos Pelayanan Nagreg, Jalan Tanjakan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (14/6/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, NAGREG- Polisi dan TNI merasa kesulitan untuk merasakan mudik Lebaran. Maklum mereka tidak diizinkan untuk mengambil cuti.

Panit 1 Intelkam Polsek Nagreg, Ipda Nurwidi, misalnya. Bukan tahun ini saja ia tidak merasakan mudik Lebaran.

Selama 26 tahun mengabdi sebagai polisi, pria asal Solo, Jawa Tengah, ini belum sekali pun ia mudik saat Lebaran.

Tahun ini, ia mendapat tugas di Pos Pelayanan Nagreg dan berusaha mengerjakan amanah tersebut sebaik mungkin.

"Sudah terikat kedinasaan kontrak dengan negara menyangkut masyarakat luas. Mau tak mau urusan dengan keluarga dinomorduakan demi keamanan kelancaran pemudik," ujar Nurwidi di Pos Pelayanan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (14/6/2018) malam.

Nurwidi menuturkan kepentingan masyarakat luas lebih diutamakan terutama penanganan secara khusus di jalur mudik.

"Berkat dorongan keluarga juga yang memahami tugas kami. Saya bersyukur keluarga bisa mengerti dan memahami tugas kami," kata Nurwidi.

Baca: Lagi, Gawang Arab Saudi Kebobolan, Rusia pun Unggul 3-0

Baca: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Karanganyar, Terduga Pernah Ditangkap Terkait Bom Thamrin

Hal serupa dialami oleh anggota TNI dari Koramil 02 Rancaekek, Serda Budi Hastomo. Ia mengaku  rasa rindu kepada orang tua di kampung halaman di Lampung terus menggelayut dalam batin.

Sekitar 18 tahun menjadi prajurit, ia belum pernah sekali pun berkesempatan mudik ketika Lebaran tiba.

"Tetap sedih, rasa kangen ada. Karena sosok ibu yang kini masih tersisa. Itu merupakan kepentingan pribadi, tapi ada kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar," ujar Budi. (*) 

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help