Terpopuler

Bila Sudah Menunaikan Salat Id di Pagi Hari, Apakah Salat Jumat jadi Tidak Wajib? Ini Penjelasannya

Namun, banyak yang bertanya, apakah hukum mengerjakan salat Jumat jika pada pagi hari sudah melaksanakan Salat Id?

Bila Sudah Menunaikan Salat Id di Pagi Hari, Apakah Salat Jumat jadi Tidak Wajib? Ini Penjelasannya
(Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan)
ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/9/2017). 

Dan pendapat ini terdapat riwayat dari Umar, Utsman, Ali, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, dan Ibnu Az Zubair.

Beberapa dalil yang jadi pendukung sebagai berikut.

Pertama: Diriwayatkan dari Iyas bin Abi Romlah Asy-Syamiy, ia berkata, “Aku pernah menemani Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan ia bertanya pada Zaid bin Arqam,

“Apakah engkau pernah menyaksikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertemu dengan dua ‘id (hari Idulfitri atau IdulAdha bertemu dengan hari Jumat) dalam satu hari?” “Iya”, jawab Zaid.

Kemudian Mu’awiyah bertanya lagi, “Apa yang beliau lakukan ketika itu?” “Beliau melaksanakan salat id dan memberi keringanan untuk meninggalkan salat Jumat”, jawab Zaid lagi.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Siapa yang mau salat Jumat, maka silakan.” (HR. Abu Daud no. 1070, An-Nasai no. 1592, dan Ibnu Majah no. 1310. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Kedua: Dari seorang tabi’in bernama ‘Atha’ bin Abi Rabbah, ia berkata,

“Ibnu Az-Zubair ketika hari id yang jatuh pada hari Jumat pernah salat id bersama kami di pagi hari. Kemudian ketika tiba waktu salat Jumat Ibnu Az-Zubair tidak keluar, beliau hanya salat sendirian. Tatkala itu Ibnu Abbas berada di Thaif. Ketika Ibnu Abbas tiba, kami pun menceritakan kelakuan Ibnu Az- Zubair pada Ibnu Abbas. Ibnu Abbas pun mengatakan, “Ia adalah orang yang menjalankan ajaran Nabi (ashobas sunnah).” (HR. Abu Daud no. 1071. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Jika sahabat mengatakan ashobas sunnah (menjalankan sunnah), itu berarti statusnya marfu’ yaitu menjadi perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Diceritakan pula bahwa Umar bin Al-Khattab melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Ibnu Az-Zubair.

Halaman
1234
Editor: Indan Kurnia Efendi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help