Nuruzzaman Nilai Fadli Zon Hina Kiai, Pimpinan Gerindra: Mundur Silakan, Jangan Sebarkan Hoaks

Pernyataan Fadli Zon itu menjadi alasan utama Muhammad Nuruzzaman yang hengkang dari Gerindra.

Nuruzzaman Nilai Fadli Zon Hina Kiai, Pimpinan Gerindra: Mundur Silakan, Jangan Sebarkan Hoaks
Tribunnews
Mohammad Nuruzzaman 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pernyataan Fadli Zon yang dianggap menghina Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, saat menjadi pembicara di Israel, dibantah.

Fadli Zon tidak menghina Gus Yahya, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, wakil ketua umumnya, Fadli Zon, hanya mengkritisi pejabat negara yang berkunjung ke Israel.

Sebelumnya diberitakan, pernyataan Fadli Zon itu menjadi alasan utama Muhammad Nuruzzaman yang hengkang dari Gerindra.

Nuruzzaman menganggap omongan Fadli Zon di medsos menghina Gus Yahya.

"Bang Fadli kan tidak menghina kiai. Yang disampaikan adalah beliau mengkritisi seorang pejabat negara, (anggota) Wantimpres, datang ke suatu negara, penjajah, yang selama ini kita punya kebijakan yang beda," ujar Andre, dikutip dari laman kompas.com, Rabu (13/6/2018).

Ia justru menilai janggal sikap Nuruzzaman. Semestinya, kata Andre, jika ingin keluar dari partai, Nuruzzaman cukup mengirimkan surat pengunduran diri ke partai.

Sebab, lanjut Andre, itu merupakan mekanisme pengunduran diri secara resmi, bukan malah mengirim surat terbuka yang kemudian disampaikan ke publik.

Ia meminta Nuruzzaman tak menyebarkan hoaks bahwa Gerindra memproduksi isu SARA di Pilkada DKI Jakarta.

Baca: Setelah Hari Sebelumnya Lengang, Sore Ini Jalur Menuju Nagreg Macet Parah

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help