Mengais Rezeki dengan Menjadi Perajin dan Penjual Anyaman Ketupat Dadakan

Mendekati hari raya Idul Fitri, Apep adalah satu di antara beberapa orang di Pasar Kosambi yangmenjual anyaman ketupat secara musiman.

Mengais Rezeki dengan Menjadi Perajin dan Penjual Anyaman Ketupat Dadakan
Tribun Jabar/ Yongky Yulius
Apep, terlihat tekun menganyam anyaman ketupat di salah satu sudut di dalam Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Apep terlihat tekun menganyam anyaman ketupat di salah satu sudut di dalam Pasar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (13/6/2018).

Pria berumur 22 tahun ini terus menganyam satu per satu daun kelapa muda (janur).

Tangannya terampil merangkai daun kelapa muda berwarna kuning muda itu menjadi bentuk ketupat.


Walaupun keadaan di dalam pasar cukup gelap dan ramai oleh pembeli, Apep tak terganggu. Dia terus tekun menganyam.

Ya, mendekati hari raya Idulfitri ini, Apep adalah satu di antara beberapa orang di Pasar Kosambi yang mengais rezeki dengan menjual anyaman ketupat secara musiman.

Baru satu hari dia menjual anyaman ketupat di Pasar Kosambi.

Pria asal Cikalong, Bandung Barat, ini ingin bisa mendapatkan rezeki lebih saat momentum menjelang Lebaran.

Anyaman ketupat yang dijualnya terhitung murah.

Baca: Itikaf di Pusdai Jabar, Berbuka dan Sahur Gratis

Halaman
12
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help