Mudik Lebaran 2018

Ini Kondisi Tol Cipali Dilihat dari Udara

Basarnas melakukan pemantuan kondisi arus mudik di wilayah Pantura Jawa Barat dari udara menggunakan helikopter jenis HR 105 Bolco, Rabu (13/6/2018).

Ini Kondisi Tol Cipali Dilihat dari Udara
Istimewa
Kepadatan kendaraan di ruas Tol Cipali terpantau dari helikopter milik Basarnas jenis HR 105 Bolco pada H-2 lebaran 2018, Rabu (13/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Basarnas melakukan pemantuan kondisi arus mudik di wilayah Pantura Jawa Barat dari udara menggunakan helikopter jenis HR 105 Bolco, Rabu (13/6/2018).

Dari pantauan udara oleh Basarnas, kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Cipali sempat mengalami kepadatan.

"Ada dua titik kepadatan di KM 100 dan KM 135 tadi saat kami melakukan pemantauan dari udara," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, S Riyadi kepada Tribun via telepon.


Menurut Riyadi, rest area KM 102 yang mengarah ke arah Palimanan sempat ditutup oleh pihak kepolisian.
Pasalnya, lahan parkir yang ada di rest area itu sudah tidak cukup menampung kendaraan.

Menurut Riyadi, karena banyak pengendara yang tidak mendapatkan parkir di rest area, banyak pengendara yang memarkirkan kendaraanya di pinggir jalur utama Tol Cipali.

Kepadatan kendaraan di ruas Tol Cipali terpantau dari helikopter milik Basarnas jenis HR 105 Bolco pada H-2 lebaran 2018, Rabu (13/6/2018)
Kepadatan kendaraan di ruas Tol Cipali terpantau dari helikopter milik Basarnas jenis HR 105 Bolco pada H-2 lebaran 2018, Rabu (13/6/2018) (Istimewa)

Hal ini yang juga menyebabkan kepadatan di ruas Tol Cipali.

Baca: H-2 Lebaran, Begini Kondisi Tol Palimanan

"Di KM 137 arah Cirebon juga teroantau padat merayap kurang lebih sekitar 4 kilometer. Kepadatan di ruas tol begitu terlihat jelas dari udara tepat di titik-titik saat akan memasuki rest area," kata Riyadi.

Riyadi mengatakan, satu helikopter milik Basarnas memang di-standby-kan di wilayah Pantura Jawa Barat untuk memantau kondisi arus lalu lintas.

Helikopter itu juga digunakan untuk melakikan pertolongan yang memang membutuhkan evakuasi secara cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas.

Baca: Berlakukan Sistem One Way, Kendaraan Mengular di Jalur Gentong Menuju Bandung

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help