Jangan Sepelekan Saraf Kejepit, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya Tanpa Harus Operasi

Saraf kejepit bisa terjadi di setiap bagian tubuh dan menyebabkan rasa sakit, kesemutan, dan lemah fisik.

Jangan Sepelekan Saraf Kejepit, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya Tanpa Harus Operasi
Kolase
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Berbicara masalah pada saraf tubuh, tentu Anda pernah mendengar keluhan saraf kejepit.

Saraf kejepit atau terjepit merupakan kondisi di mana saraf mendapat tekanan lebih di sekitar jaringannya.

Kondisi ini bisa terjadi di setiap bagian tubuh dan menyebabkan rasa sakit, kesemutan, dan lemah fisik.

Gangguan ini bisa muncul karena kebiasaan seseorang yang sering membuat sarafnya tertekan.

Misalnya gerakan yang dilakukan secara berulan-ulang atau jangka waktu lama. Sebut saja saat menekuk siku saat tidur atau kebiasaan menyilangkan kaki.

Melansir dari Hellosehat, terdapat kondisi-kondisi lain yang dapat menyebabkan jaringan menekan saraf.

Beberapa di antaranya adalah terluka, postur tubuh yang tidak baik, reumatik, stres dari pekerjaan berulang-ulang, hingga berat badan berlebih yang bisa menekan saraf.

Sementara itu, melansir dari alodokter, ada pula beberapa kondisi kesehatan yang dapat “menjepit” saraf.

Pertama adalah herniasi diskus, suatu kondisi di mana bantalan tulang belakang bergeser dari tempat yang seharusnya.

Kondisi kesehatan selanjutnya adalah arthritis atau peradangan pada sendi.

Halaman
1234
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Indan Kurnia Efendi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help