SMF Kucurkan Pembiayaan KPR Rp 1,5 Triliun kepada bank bjb

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menggelar kerja sama dengan bank bjb terkait kerjasama pembiayaan KPR

SMF Kucurkan Pembiayaan KPR Rp 1,5 Triliun kepada bank bjb
ISTIMEWA
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menggelar kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb) terkait kerjasama pembiayaan KPR. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menggelar kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb) terkait kerjasama pembiayaan KPR.

Dalam kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF, Heliantopo dan Direktur Keuangan bank bjb, Nia Kania bersama Direktur Ritel dan Konsumer bank bjb, Suartini, Rabu (6/6/) di Kantor Pusat bank bjb Jalan Naripan, SMF memberikan pembiayaan bagi penyaluran KPR sebesar Rp 1,5 triliun kepada BPD terbesar di Indonesia ini. 

Kucuran anggaran ini merupakan fasilitas kedua yang di salurkan SMF kepada bank bjb, dimana sebelumnya senilai Rp 200 miliar telah disalurkan pada Desember 2017.

Direktur SMF, Heliantopo mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan komitmen SMF dalam mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman untuk perluasan jangkauan pembiayaan rumah di seluruh Indonesia.

Baca: Pelatih Persib Bandung Sebut Namanya Sering Salah Ditulis, yang Benar Roberto Mario Carlos Gomez

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas realisasi kerjasama tersebut, ia berharap kerjasama ini dapat memotivasi BPD lainnya untuk menyalurkan KPR.

“Ini merupakan upaya kami dalam mendorong peningkatan penyaluran oleh Bank Pembangunan Daerah dalam rangka memenuhi kebutuhan pembiayaan perumahan di Indonesia, khususnya pada wilayah BPD masing-masing. Kami berharap ini dapat memberikan perluasan akses bagi ketersediaan rumah yang layak bagi masyarakat di seluruh daerah,” kata Heliantopo dalam keterangan resminya kepada Tribun Jabar, Minggu (10/6/2018).

Menurut Heliantopo, ‎SMF telah menunjukkan langkah sigapnya merespons semakin tingginya permintaan terhadap kebutuhan pembiayaan kepemilikan rumah yang layak huni, serta mendukung perluasan jangkauan pembiayaan rumah di seluruh Indonesia.

Heliantopo juga berharap, ke depan, bank bjb dapat menjadi pelopor sebagai originator pertama dalam mencetus sekuritisasi KPR bagi Bank Pembangunan Daerah, sebagaimana diketahui bank bjb saat ini telah menasional dan berada pada urutan ke 12 dari 115 bank terbesar di Indonesia.

Baca: Pemain Persib Bandung Dibekali Dua Program Selama Libur Lebaran

“Memperhatikan volume KPR bank bjb yang cukup besar, kami melihat bank bjb memiliki potensi melakukan sekuritisas KPR dikemudian hari,” katanya.

Heliantopo mengaku optimis, dengan adanya sinergi yang kuat, Program Satu Juta rumah dapat tercapai dan memberikan kontribusi luar biasa bagi kesejahteraaan masyarakat diberbagi daerah maupun bagi perekonomian Indonesia ke depan.

“Kami yakin bahwa tingginya akses penyaluran KPR oleh BPD di daerah dapat memberikan dampak positif dalam membangun serta memajukan perekonomian di masing-masing daerah. Terkait hal tersebut, dorongan dari Pemerintah daerah untuk merealisasikan hal tersebut sangat kami harapkan,” katanya.

Terkait sinergi dengan BPD, hingga saat ini SMF telah bekerjasama dengan 27 BPD baik kerjasama untuk program pembiayaan, maupun pendampingan dan pelatihan baik secara eksklusif maupun kolektif.

Untuk mendukung pengembangan kapasitas penyaluran KPR oleh BPD, SMF bekerjasama dengan Kementerian PUPR dan Asbanda telah merilis dan menyerahkan Standar Prosedur Operasional (SPO) KPR BPD SMF, dan SPO Kredit Modal Kerja – Konstruksi Perumahan SMF (KMK – KP SMF) kepada seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved