Mudik Lebaran 2018

H-6 Lebaran, Truk Masih Nekat Beroperasi di Jalur Limbangan

Kendaraan pengangkut barang masih nekat beroperasi di jalur selatan Limbangan, Kabupaten Garut.

H-6 Lebaran, Truk Masih Nekat Beroperasi di Jalur Limbangan
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Truk masih melewati jalur Limbangan, Garut, Sabtu (6/9/2018) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat telah melarang angkutan barang untuk beroperasi selama H-7 hingga H+7 lebaran Idul Fitri 2018.

Kendati begitu, dari pantauan Tribun Jabar, kendaraan pengangkut barang masih nekat beroperasi di jalur selatan Limbangan, Kabupaten Garut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Rd Erik Bangun Prakasa, mengatakan, akan menindak tegas kepada sopir angkutan barang yang nekat berkendara saat arus mudik lebaran.


"Telah kami imbau untuk mengisi kantung parkir yang ada," kata Erik di Pos Pelayanan Terpadu Polres Garut di Alun-alun Limbangan, Kabupaten Garut, Sabtu (9/6/2018).

Bila tetap berkendara, pihaknya tak segan-segan akan melakukan penindakan tegas, yaitu menahan kendaraan tersebut untuk tidak beroperasi.

"Ditindak sesuai aturan Kementrian Perhubungan," kata Erik.

Dari larangan tersebut, ada sejumlah angkutan barang yang diperbolehkan membawa muatan, di antaranya truk pengangkut sembako, bahan mudah basi seperti susu, BBM, dan gas.

Berdasarkan informasi, ke-15 kantung parkir itu antara lain, untuk kawasan Limbangan di RM Pananjung, RM Mergosari, RM Tahu Sumedang Raos, dan RM Ropita. Untuk wilayah Kadungora di Lapangan Pospam Kadungora dan Alun-alun Leles, adapun sisanya di sejumlah lahan kosong.

Baca: Mudik dalam Keadaan Kurang Fit? Ada Posko Kesehatan di Terminal Cicaheum Bandung, Datang Saja!

Baca: Masuk H-6, Penumpang Berangkat dari Terminal Cicaheum Diprediksi Mencapai 2900 Orang

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help