Home »

Garut

Pemkab Garut Berjanji Akan Berantas Praktik Parkir Liar

Pemerintah Kabupaten Garut berjanji akan menertibkan segala bentuk praktik yang mengganggu kenyamanan masyarakat . . .

Pemkab Garut Berjanji Akan Berantas Praktik Parkir Liar
TRIBUN JABAR/HAKIM BAIHAQI
Parkir di bahu Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (30/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut berjanji akan menertibkan segala bentuk praktik yang mengganggu kenyamanan masyarakat, salah satunya parkir liar di wilayah perkotaan Garut.

Pjs Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata, terkait penanganan parkir liar, pihaknya akan bekerjasama dengan kepolisian untuk menertibkannya.

"Misalnya parkir tidak benar, akan dibereskan oleh Dinas Perhubungan," kata Koesmasyadi di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Kamis (7/6/2018).

Baca: Grace Natalie Dituduh Selingkuh dengan Ahok, Pengelola Akun Hulk Dilaporkan ke Polisi

Baca: Sukabumi Diguncang Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Suherman, menjelaskan, pemerintah memiliki target Rp 1,5 milyar dari pajak parkir kendaraan. Akan tetapi hal tersebut tidak pernah terwujud karena maraknya juru parkir liar terutama di wilayah perkotaan Kabupaten Garut.

Suherman, mengatakan, target tersebut sama sekali belum pernah tercapai dan tidak lebih dari 1 miliar.

"Tahun kemarin saja hanya Rp 800 juta," kata Suherman di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub), Jalan Merdeka, Kabupaten Garut, Rabu (30/5/2018).


Ia mengatakan, juru parkir liar tersebut biasanya menarik uang dari para pengendara di beberapa tempat yang dilarang.

"Tempat pelayanan publik atau kantor pemerintahan, dilarang ada parkir," katanya.

Suherman, mengatakan, 420 orang tersebut telah didata dan akan bertugas mengenakan seragam bernama oranye berlogo Dishub.

"Mereka legal dan resmi untuk menarik uang retribusi," kata Suherman.

Menanggapi keluhan masyarakat dengan adanya praktik parkir liar di Jalan Ahmad Yani, Suherman mengatakan, area parkir resmi hanya ada di beberapa titik, yakni depan Bank BJB, SMPN 4 Garut, dan SMPN 1 Garut.

"Di luar itu ilegal yang dilakukan oleh oknum," katanya.

Kendati begitu, Suherman mengatakan, pihaknya tidak akan bertanggung jawab adanya praktik liar di wilayah Kabupaten Garut. "Saya sudah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menertibkan," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help