40 Karakter Peri Siap Hadir Ramaikan Fairy Garden, Tempat Wisata Baru di Maribaya Lembang

"Lalu, tim The Lodge sangat solid membantu tim saya untuk membuat cerita yang benar-benar memiliki roh atau jiwa

40 Karakter Peri Siap Hadir Ramaikan Fairy Garden, Tempat Wisata Baru di Maribaya Lembang
Tribunjabar/Muhamad Nandri Prilatama
Pemilik The Lodge Group, Heni Nurhaeni Smith saat meresmikan ujicoba (trail) pembukaan tempat wisata baru di Maribaya, yakni Fairy Garden, Rabu (6/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Pembuat karakter peri di Fairy Garden, Maribaya, Lembang, yakni Anya Madyadipoera dari NuArt mengaku sangat tersanjung, ketika pertama kali Heni Nurhaeni Smith mengajaknya untuk bergabung mengerjakan proyek besar mewujudkan khayalan wisata anak.

Anya mengatakan perannya di proyek Fairy Garden ini, ialah menciptakan karakter-karakter peri yang nantinya dihadirkan di Fairy Garden menemani para pengunjung. Dia juga mengungkapkan bahwa konsep dari wisata ini bukan hanya menjadikan lokasi berswafoto atau bermain biasa, melainkan ada sisi edukasi terhadap anak.

Baca: Lina Ngotot Bercerai, Sule Ingin Pertahankan Rumah Tangganya

"Lalu, tim The Lodge sangat solid membantu tim saya untuk membuat cerita yang benar-benar memiliki roh atau jiwa dengan tidak hanya tujuannya tempat foto saja. Akhirnya, kami setuju mengambil ide tema peri biar memberikan edukasi," kata Anya kepada awak media di Lembang, Rabu (6/6/2018).

Berbagai karakter peri yang ada di Fairy Garden, Anya menegaskan itu karakter original yang dibuat olehnya meskipun memang terasa suasana Disney, karena diakui Anya orang-orang dalam timnya memang orang (pembuat) Disney dan Marvel.


"Sebisa mungkin saya buat karakter ini citarasa lokal, melalui karakter warna kulit atau ras. Jadi, saya jamin 100 persen karakter original," katanya seraya menyebut akan ada sebanyak 35-40 karakter peri dan baru menyelesaikan sekitar 10 persen.

Banyaknya karakter yang hendak dihadirkan di Fairy Garden, lanjut Anya untuk menyampaikan pesan ke anak-anak bahwa perbedaan pribadi, karakter, jenis kelamin, budaya, dan lainnya bukanlah menjadi masalah besar, sehingga Anya pun sengaja menghadirkan karakter peri laki-laki, agar tidak terlihat girly wisata tersebut.


"Jadi, jangan sampai anak laki-laki gak nyaman masuk ke sini. Saya juga ciptakan karakter kurcaci, yang memang dia (kurcaci) itu gak bersayap dan gak cantik," ucapnya yang juga merupakan putri sulung Nyoman Nuarta yang dikenal dengan mahakarya patung di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Bali.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help