Rawat Jalan RSUD Sumedang Tutup Selama Cuti Lebaran 2018, Libur 10 Hari

Menurutnnya, IGD hanya melayani pasien yang masuk kategori kuning dan merah atau masuk gawat darurat.

Rawat Jalan RSUD Sumedang Tutup Selama Cuti Lebaran 2018, Libur 10 Hari
google map
Peta lokasi RSUD Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG– Pelayanan rawat jalan rumah sakit umum daerah (RSUD) Sumedang diliburkan selama cuti Lebaran, 11-20 Juni.

Poli rawat jalan akan kembali melayani pasien yang berobat mulai Kamis (21/6/2018). Bagi pasien peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) dan punya kartu Indonesia Sehat (KIS) masih dilayani di poli VIP dengan memakai jaminan BPJS.

“Selama cuti Lebaran pelayanan rawat jalan tutup namun bagi pasien yang menjadi peserta JKN dan memiliki KIS akan dilayani di poli VIP,” kata Direktur RSUD, Hilman Taufik, Rabu (6/6/2018).

Tahun sebelumnya pasien yang datang ke RSUD saat libur Lebaran dan menjadi peserta BPJS diarahkan ke IGD karena poli rawat jalan tutup.


“Namun untuk tahun ini bagi pasien kategori hijau atau tidak gawat tidak darurat akan diarahkan ke poli VIP. Pasien peserta BPJS dapat menggunakan layanan jaminan pada poli VIP selama libur Lebaran,” kata Hilman.

Menurutnnya, IGD hanya melayani pasien yang masuk kategori kuning dan merah atau masuk gawat darurat.

“Kalau hanya sakit biasan seperti pusing akan diarahkan ke poli VIP kecuali bagi pasien gawat darurat yang mengancam jiwa, tubuh atau kecelakaan ditangani di IGD,” katanya.

Bagi pemudik dari daerah luar Sumedang yang melintasi Sumedang dan sakit dapat menggunakan jaminan BPJS tanpa menghubungi kantor BPJS mulai 7-23 Juni.

Baca: Kendaraan Besar Dilarang Beroperasi Selama 2 Pekan, Mulai H-7 Hingga H+7 Lebaran

Hilman mengatakan untuk pelayanan pasien thalasemia juga tutup selama cuti Lebaran. “Bagi pasien thalasemia yang rutin berobat dan jawab pengobatannya masuk libur Lebaran tetap dilayani di IGD RSUD,” katanya.

Untuk memberikan pelayanan prima saat cuti Lebaran ini, RSUD Sumedang mengerahkan 739 paramedis.

Libur Lebaran yang cukup panjang selama 10 hari membuat pendapatan RSUD dari pasien peserta BPJS menurun.

“Pasti menurun karena liburnya panjang dan pasien RSUD itu 90 persen peserta BPJS. Pasien di rawat jalan itu setiap hari yang berobat antara 500-650 orang bahkan kalau sudah hari libur bisa diatas 1000 pasien,” katanya. (*)

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help