Ramadhan Berkah

Pjs Bupati Garut Minta ASN Tak Terima Parcel, Katanya Itu Sudah Gratifikasi

Hal tersebut terkait dengan Hari Raya Idul Fitri 2018 yang melarang PNS untuk menerima hadiah dalam bentuk parcel.

Pjs Bupati Garut Minta ASN Tak Terima Parcel, Katanya Itu Sudah Gratifikasi
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Garut, Koesmayadi Tatang Padmadinata, Jumat (2/3/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS pada Pasal 4 Angka 8, disebutkan PNS dilarang menerima hadiah yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaan.

Hal tersebut terkait dengan Hari Raya Idul Fitri 2018 yang melarang PNS untuk menerima hadiah dalam bentuk parcel.

Pjs Bupati Garut, Koesmayadi Tatang Padmadinata, mengatakan, seluruh PNS atau aparatur sipil negara (ASN) dilarang menerima parcel dalam bentuk apapun.

"Bila menerima, ini sudah masuk dalam praktik gratifikasi," kata Koesmayadi di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Selasa (5/6/2018).

Aturan tidak diperbolehkan menerima parcel ini pun telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Koesmayadi mengatakan, bila ASN masih menerima pemberian parcel, dikhawatirkan ASN akan memiliki sikap berkecenderungan atau tidak netralitas.

"Saya harap tidak ada ASN yang menerima," katanya.(*)

Baca: Niat Hati Ingin Kencani Wanita Penghibur di Hotel, Sampai di Kamar Ketahuan Ternyata Waria

Baca: Fakta yang Tertinggal dari Kemenangan 3-0 Persib Bandung atas PSMS Medan

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved