Misteri Jasad Terkubur Pasir di Pangandaran, Polisi Temukan Titik Terang Diduga Pelaku Pembunuhan

Diduga dia korban korban pembunuhan. Pihak penyidik sudah menemukan titik terang dugaan pelakunya.

Misteri Jasad Terkubur Pasir di Pangandaran, Polisi Temukan Titik Terang Diduga Pelaku Pembunuhan
net
Illustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN – Jasad Handika Saputra (33) asal Sukajadi Pamarican ditemukan terkubur di pasir pantai barat Pangandaran Blok Padasuka Wonoharjo Jumat (1/6) siang  lalu.

Diduga dia korban korban pembunuhan. Pihak penyidik sudah menemukan titik terang dugaan pelakunya.

“Otopsi jasad korban sudah dilakukan tinggal menunggu hasilnya. Kasus ini masih dalam pendalaman. Sejumlah saksi di lokasi maupun orang dekat korban sudah dimintai keterangan,” ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto S.Ik  yang didampingi Paur Humas Polres Ciamis Iptu Hj IIs Yeni kepada sejumlah wartawan usai apel siaga tiga pilar di Alun-Alun Ciamis, Selasa (5/6) siang.

Menurut Hendra, korban sehari-hari tinggal sendirian di Pamarican.  Ayahnya sudah lama bekerja sebagai TKI sedangkan ibunya merantau ke Sumatera.

Ia bekerja serabutan termasuk berjualan seblak.

Jumat (1/6) siang lalu sekitar 09.00 siang jasad korban ditemukan terkubur di pasir pantai di Pantai Barat Pangandaran Blok Padasuka (Blok M).

Seorang warga yang tengah berjalan di pantai mencium bau busuk dekat gundukan pasir di pantai. Temuan tersebut dilaporkan kepada petugas. Setelah dilakukan penggalian ternyata, yang terkubur dalam gundukan pasir tersebut adalah jasad korban.

Jasad korban dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RS Sartika Asih Jumat (1/6) itu.

Menurut AKP Hendra Virmanto, proses otopsi jasad korban tersebut dipimpin oleh  dr  Fahmi Arif SpF.

Sejumlah organ tubuh korban diambil sebagai sampel untuk mengetahui penyebab kematian korban seperti jantung, paru, limpa maupun ginjal.

Baca: Ezechiel NDiuassel Top Skorer Sementara usai Persib Bandung Habisi PSMS medan 3-0

Baca: Laga Tunda Persebaya Surabaya vs Persib Bandung Akan Digelar 28 Juli

“Hasil otopsi ini baru diketahui dua minggu kemudian. Nanti akan diketahui korban meninggal akibat minuman atau penyebab lain,” jelasnya.

Di saat menunggu hasil otopsi tersebut katanya pihak penyidik sudah memintai keterangan sejumlah saksi.

“Sudah ada petunjuk, tapi kemungkinan (adanya tersangka) masih kami dalami,” ujar AKP Hendra Virmanto (andri m dani)


Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help