Lengkap, Ini Panduan dan Tata Cara Iktikaf Berdasarkan Sunnah Rasulullah SAW

Beriktikaf di masjid pada waktu 10 hari terakhir di Bulan Ramadan merupakan amalan sunnah Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam untuk

Lengkap, Ini Panduan dan Tata Cara Iktikaf Berdasarkan Sunnah Rasulullah SAW
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Umat muslim di Kota Pontianak melaksanakan i'tikaf dengan membaca ayat suci Alquran di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, pada malam 27 Ramadan 1436 H atau pada Senin (13/7) malam. 

TRIBUNJABAR.ID - Dalam melakukan iktikaf, tentu saja kita harus terlebih dahulu mengetahui apa arti dari iktikaf, bagaimana tata cara iktikaf, niat, tempat, dan waktu untuk melakukan iktikaf.

Beriktikaf di masjid pada waktu 10 hari terakhir di Bulan Ramadan merupakan amalan sunnah Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam untuk mendapatkan keutamaan sepuluh hari terakhir pada Bulan Ramadan, khususnya malam yang paling mulia, yakni malam seribu bulan, yaitu malam lailatul qodar.

Iktikaf mempunyai arti sebagai menetap atau berdiam diri dalam sesuatu.

Sedangkan pengertian iktikaf dalam istilah terdapat perbedaan terhadap kalangan para ulama.

Para Ulama Hanafi (Al-Hanafityah) berpendapat iktikaf ialah berdiam diri di dalam masjid yang dimana biasanya dipakai untuk melaksanakan salat berjamaah.

Sedangkan menurut Para Ulama Syafi’i (Asy-Syafi’iah) iktikaf ialah berdiam diri di dalam masjid dengan mengamalkan amalan-amalan tertentu disertakan niat hanya karena Allah SWT.

Dalil Iktikaf

Dikutip dari situs Rumaysho.com, adapun dalil tentang Iktikaf harus dilakukan di Masjid

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

“(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka sedang kamu beri’tikaf dalam masjid” (QS. Al Baqarah: 187).

Halaman
1234
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help