Hingga Lebaran, Stok Beras Untuk Cimahi dan KBB Masih aman

Hingga lebaran nanti stok pangan, khususnya beras untuk di Kota Cimahi dan KBB dipastikan Disperindag Jabar ketersediaannya masih aman.

Hingga Lebaran, Stok Beras Untuk Cimahi dan KBB Masih aman
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disperindag Provinsi Jawa Barat, Bismarkmemantau ketersediaan beras di Gedung Bulog Kota Cimahi, Jalan Leuwi Gajah, Rabu (6/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Hingga lebaran nanti stok pangan, khususnya beras untuk di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipastikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat ketersediaannya masih aman.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Diperindag Provinsi Jawa Barat, Bismark, mengatakan stok beras tersebut bisa aman hingga lima bulan ke depan.

"Kita sudah melakukan kunjungan pengawasan (Bulog) ke KBB, sekarang di Cimahi, jika melihat stok di gudang bisa cukup hingga lima bulan ke depan," ujarnya usai memantau ketersediaan beras di Gedung Bulog Kota Cimahi, Jalan Leuwi Gajah, Rabu (6/6/2018).

Baca: Persib Bandung Resmi Berpisah dengan Michael Essien, Glenn Sugita Bilang Begini

Baca: Pemuda Telanjang Dada dan Kaki Nyeker Asal Sukabumi Itu Turut Diundang Jokowi ke Istana

Stok beras yang ada di gudang Bulog Cimahi, kata dia, jenisnya bervariatif, seperti beras lokal dan import yang didatangkan dari Thailand dan Vietnam.

"Untuk beras kualitas primer hanya dari Thailand, sementara dari Vietnam tak jauh dengan beras lokal, yakni kualitas medium atau pecahan 15 persen," katanya.

Menurutnya, untuk membedakan beras import dan lokal itu sangat mudah, untuk beras import itu harus ada dan mencantumkan tanggal produksi, juga tanggal expired atau kadaluarsanya.


"Jadi masyarakat bisa mengetahui, jika masa kadaluarsanya sudah lewat beras itu tidak bisa dijual lagi," ujarnya.

Adanya import beras, lanjut Bismark lantaran beberapa bulan sebelum Ramadan beras sangat sulit di lapangan dan stoknya pun minim, sehingga pemerintah harus mengeluarkan kebijakan dengan adanya import beras.

Atas hal tersebut, kata Bismark, saat ini di beberapa Gudang Bulog stok beras mencapai ribuan ton. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help