RSUD Al Ihsan Jawa Barat Menjadi RS Rujukan Utama Se-Jawa Barat

Pada perringatan hari jadinya yang ke-25 tahun, Rumah Sakit Al Ihsan Provinsi Jawa Barat, secara resmi melaunching penggunaan ruang . .

RSUD Al Ihsan Jawa Barat Menjadi RS Rujukan Utama Se-Jawa Barat
TRIBUN JABAR/MUMU MUJAHIDIN
Penjabat Direktur Rumah Sakit Al Ihsan, sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Dodo Suhendar (kedua kanan) didampingi pejabat RSUD Al Ihsan saat preskon Milad ke 25 RSUD Al Ihsan ke 25 di Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID BALEENDAH - Pada perringatan hari jadinya yang ke-25 tahun, Rumah Sakit Al Ihsan Provinsi Jawa Barat, secara resmi melaunching penggunaan ruang intensif baru khusus di dalam satu lantai di gedung A, Sabtu (2/6/2018).

Ruangan khusus ICU (Intensive Care Unit) ini didukung dengan peralatan canggih.

"Jadi kami memiliki ruangan intensif baru khusus 1 lantai di lantai 4 gedung A. Ruangan ini khusus ICU dengan kapasitas 31 unit. Karena menurut aturannya 5 persen dari jumlah tempat tidur harus diisi oleh ICU," tutur Penjabat Direktur Rumah Sakit Al Ihsan, Dodo Suhendar di lokasi tadi sore.

Baca: Zola Hindari Makanan Ini Agar Tetap Prima saat Tampil Membela Persib

Baca: Pasangan ini Tak Sengaja Foto Prewedding saat Merapi Erupsi, Potret Keduanya Buat Warganet Takjub

Dodo menuturkan saat ini jumlah tempat tidur yang tersedia baru 15 unit di antaranya ICU sebanyak 3 unit tempat tidur, ICCU (Intensive Cardiologi Care Unit), dan HCU (High Care Unit) sebanyak 10 unit.

"Saat ini rumah sakit selalu kekurangan ruangan. Dan dimana-mana, setiap rumah sakit selalu kekurangan ICU, selain peralatannya mahal dan tenaga medisnya memang harus khusus," katanya.

Dodo berharap di usianya yang ke 25 tahun, RSUD Al Ihsan dapat tumbuh dan berkembang menjadi rumah sakit umum daerah yang terdepan dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Serta menjadi rumah sakit pendidikan yang bertaraf internasional dan membantu mencetak para calon tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan petugas kesehatan lainnya.

"Saat ini RSUD Al Ihsan telah memiliki kurang lebih 24 pelayanan kesehatan dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 352 bed. Di samping itu RSUD Al Ihsan juga telah memiliki beberapa pelayanan unggulan, salah satunya Cancer Center," ujarnya.

Cancer center atau pusat kanker ini merupakan pelayanan terpadu bagi penderita kangker dalam satu gedung pelayanan. Selain itu juga terdapat Diabetik Center, pelayanan penunjang radiodiagnostik, dan yang terbaru RSUD Al Ihsan juga akan membuka pelayanan jantung terpadu yang juga dilengkapi peralatan canggih.

"Al Ihsan ini sudah ditetapkan menjadi salah satu rumah sakit rujukan regional. Bahkan bukan regional saja tapi juga akan dijadikan rumah sakit rujukan utama se Jabar kedepan bahkan ingin nasiaonal. Demi melengkapi kebutuhab kesehatan masyarakat khususnya di Jabar," tutur Dodo.

Dengan mengusung tema "Mengabdi Untuk Negeri, Melayani Dengan Ikhlas, Membangun Jawa Barat Sehat" Dodo berharap, dapat membangun konsolidasi internal untuk lebih bersinergi dalam meningkatkan kinerja dalam nelayani masyarakat Jawa Barat.

"Dalam kesempatan ini kami juga kami memberikan surat keputusan pengangkatan pegawai kontrak sebanyak 160 orang. Dengan begitu tidak ada lagi tenaga buruh lepas di RSUD Al Ihsan ini," katanya. (*)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help