Hersa Santosa: Surat Suara Pilkada Sumedang Tak Akan Bisa Dipalsukan

Secara sepintas surat suara pemilihan bupati berukuran 27x34,5 cm dengan bentuk memanjang. . .

Hersa Santosa: Surat Suara Pilkada Sumedang Tak Akan Bisa Dipalsukan
TRIBUN JABAR/FERRY FADHLURRAHMAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar. Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Surat suara pemilihan kepala daerah Sumedang memiliki tingkat keamanan cukup tinggi dan sulit untuk dipalsukan.

Secara sepintas surat suara pemilihan bupati berukuran 27x34,5 cm dengan bentuk memanjang vertikal bergambar lima pasangan calon terlihat biasa saja.

Namun dalam surat suara itu ada tanda khusus yang hanya diketahui oleh komisioner KPU saja.

“Surat suara pemilihan bupati itu ada tanda pengaman khusus yang hanya diketahui oleh KPU. Untuk melihat tanda khusus itu harus memakai alat,” kata Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Hersa Santosa, Kamis (31/5/2018).

Menurut dia, adanya tanda pengamanan khusus itu membuat surat suara tak bisa dipalsukan.

“Surat suara tak bisa dipalsukan kalau ada yang memalsukan akan diketahui langsung karena ada tanda khusus yang hanya diketahui KPU,” katanya.

Hersa menyebutkan semua surat suara bukan hanya untuk pemilihan bupati tapi surat suara pemilihan gubernur juga ada tanda khusus.

“Surat suara pemilihan gubernur juga ada tanda khusus sebagan pengamanan dan itu hanya diketahui oleh KPU Provinsi,” katanya.

Ukuran surat suara dengan lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumedang ini 27x34,5 cm dengan bentuk memanjang vertikal.

“Surat suara bentuk memanjang vertikal karena ada lima pasangan calon. Surat suara pilkada 2018 ini dicetak dengan jenis kertas HVS,” katanya.

Saat ini, kata Hersa, surat suara sedang disortir dan dilipat pekerja harian lepas di Aula KPU Sumedang.

Penyortiran dan pelipatan surat suara dilakukan untuk surat suara pemilihan gubernur dulu kemudian untuk pemilihan bupati.

KPU melibatkan 300 pekerja harian lepas yang merupakan warga sekitaar kantor KPU dengan upah Rp 125 ribu per lembarnya. 

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help