Kapal Viking yang Ditenggelamkan di Pantai Pangandaran Jadi Incaran Maling

“Mereka melakukannya secara manual dengan menggunakan gergaji besi,” katanya.

Kapal Viking yang Ditenggelamkan di Pantai Pangandaran Jadi Incaran Maling
andri m dani/tribun jabar
Bangkai kapal FV Viking LOgas, monument perlawanan terhadap aksi illegal fishing yang nongkrong di Pantai Barat Pangandaran sejak tahun 2016 rawan aksi pencurian. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Keberadaan bangkai kapal FV Viking Logas yang menjadi monument perlawanan terhadap illegal fishing yang nongkrong di  sisi laut blok Batu Mandi Pantai Barat Pangandaran ternyata menjadi incaran maling.

Kapal berbendera Nigeria dengan  ukuran panjang 70 meter lebar 8 meter  yang diledakkan dan ditenggelamkan oleh Kementerian KKP dan TNI AL tanggal 14/3/2016 tersebut sudah banyak hilang bagian besinya.

Salah seorang pelaku pencurian bagian besi bangkai kapal FV Viking Logas tersebut adalah HH (33) warga Kalangjaladri Parigi Pangandaran sementara dua rekannya, Ar  dan Sur masih buron.

“HH diamankan tanggal 17/5 lalu, sementara dua rekannya, A dan S masih dicari, Masuk daftar pencaria orang (DPO),” ujar Wakapolres Ciamis Kompol Lalu Wira Sutriana yang didamping Kasat Reskrim AKP Hendra Virmanto S.Ik dan Paur Humas Polres Ciamis  Iptu Hj Iis Yeni kepada Tribun dan wartawan lainnya di Mapolres Ciamis Senin  (28/5).

Menurut Wakapolres Kompol Lalu Wira Sutriana, HH bersama dua rekannya Ar dan Sur, Kamis (17/5) sekitar pukul 11.00 siang ke Pangandaran dari Parigi dengan menggunakan dua sepeda motor.

Baca: Heboh Diberitakan Akan Dinikahi Raja Malaysia, Putri Anwar Ibrahim Ini Tanggapi Begini

Baca: Mantan Murid Ungkap Sosok Aman Abdurrahman Sesungguhnya, Begini Cara Aman Membaiat Anggota

Mereka membawa peralatan berupa gergaji besi dan langsung ke lokasi bangkai kapal FV Viking Logas yang berada di sisi pantai pasir putih Blok Cagar Alam Pananjung.

Siang itu kondisi laut sedang pasang surut, sehingga sebagian besar badan  bangkai kapal FV Viking muncul di atas permukaan laut.

Para pelaku dengan leluasa secara manual menggergaji bagian besi bangkai kapal yang sempat menjadi buron Interpol Norwegia tersebut.

HH, Ar dan Sur sempat menggergaji 12 potong pipa besi,  satu plat besi penutup BBM kapal yang beratnya puluhan kg dan satu potong besi berbentuk saringan.

“Mereka melakukannya secara manual dengan menggunakan gergaji besi,” katanya.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help