SOROT

Takjil Berformalin, Kok Tega Sih

Dari sekian banyak sampel yang diuji laboratorium, ternyata ada takjil yang mengandung formalin.

Takjil Berformalin, Kok Tega Sih
Dok
Kisdiantoro, Wartawan Tribun Jabar

Oleh Kisdiantoro
Wartawan Tribun Jabar

Ada temuan dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung saat melakukan pengecekan makanan takjil di sejumlah titik di Kota Bandung, kemarin.

Dari sekian banyak sampel yang diuji laboratorium, ternyata ada takjil yang mengandung formalin. Celakanya, takjil tersebut adalah makanan yang banyak disuaki oleh masyarakat, tutut.

BBPOM Bandung bisa saja akan menemukan makana lain yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan, sebab lembaga tersebut masih terus keliling ke sejumlah tempat mengecek makanan takjil.

Makanan takjil adalah makanan yang dijual atau disajikan untuk orang-orang yang sedang berpuasa Ramadan. Puasa yang diwajibkan bagi mereka yang beragama Islam, dengan harapan akan menjadi pribadi yang baik dan taat dalam beragama.


Apakah pedagang takjil itu tak paham bahwa formalin sangat berbahaya bagi kesehatan? Jawabannya, bisa iya, bisa tidak.

Hanya, kalau mereka mengatakan tidak tahu formalin adalah zat yang dilarang sebagai campuran makanan, rasa-rasanya kok aneh. Sebab, pemberitaan soal formalin sudah sangat sering.

Jika ini disengaja demi keuntungan, maka tindakan itu sungguh sangat tidak terpuji. Apalagi jika dilakukan oleh orang-orang Muslim, yang juga menjalankan ibadah puasa Ramadhan, sungguh sangat keterlaluan. Puasa yang ia kerjakan tak berpahala, dan sudah pasti mendapatkan dosa.

Puasa Ramadan semestinya menjadikan orang semakin baik, cara berpikir, perilaku, dan lisannya.

Halaman
12
Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved