Smart Headlight System Lampu Adaptif Buatan Mahasiswa, Ini Kendala yang Perlu Disempurnakan

Kami menggunakan komponen dan algoritma sesimpel mungkin. Jadinya ada kendala. Misal, akurasi enggak begitu baik.

Smart Headlight System Lampu Adaptif Buatan Mahasiswa, Ini Kendala yang Perlu Disempurnakan
Tribun Jabar/ Yongky Yulius
Smart Headlight System dipamerkan di even EEDays 2018 di Aula Timur ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, Rabu (23/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selama kurang lebih 10 bulan pembuatan Smart Headlight System, berbagai macam kendala tentu dihadapi oleh pembuatnya.

Dalam tulisan Tribun Jabar sebelumnya, diceritakan, Smart Headlight System adalah karya tugas akhir berupa sebuah lampu mobil adaptif yang mampu secara otomatis mengikuti arah tikungan dan otomatis mengatur lampu jauh-dekat.

Tiga mahasiswa prodi teknik elektro ITB yang menciptakannya adalah Reinard Nathanael (22), Eggy Bond Ompusunggu (23), dan Muhamad Abduh Taufan (22).

"Jadi prototipe ini pembuatannya 10 bulan. Kendalanya sih, pertama kami belum bisa aplikasikan ke mobil beneran. Karena kami belum punya mobil buat di-utak-atik," kata Reinard saat ditemui Tribun Jabar di even EEDays 2018 di Aula Timur ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).


Selain itu, ujarnya, karena dia dan dua rekannya memang berkomitmen membuat lampu adaptif dengan harga terjangkau, maka komponen yang digunakan pun belum sangat canggih.

"Kami menggunakan komponen dan algoritma sesimpel mungkin. Jadinya ada kendala. Misal, akurasi enggak begitu baik. Tapi, sebetulnya akurasi bisa dikembangkan pakai kamera dan prosesor yang lebih bagus, tapi nanti jadi lebih mahal," kata Reinhard.

Dia mecontohkan, lampu adaptif pada mobil-mobil mewah harganya bisa mencapai puluhan juta.

Itu karena komponen yang digunakan sudah sangat canggih.

Halaman
12
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help