Home »

Bisnis

» Mikro

Saatnya Ekonomi Milenial, Kawasan Sentra Industri Ekonomi Rakyat Milenial Harus Segera Dibangun

Menurut Ketua Umum Forum UKM Digital Kreatif Indonesia, Tjahjo Ruruh Djatmiko, sesuai data statistik tahun 2013, jumlahnya ada 57 juta pelaku ERM.

Saatnya Ekonomi Milenial, Kawasan Sentra Industri Ekonomi Rakyat Milenial Harus Segera Dibangun
TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA
Ketua Umum Forum UKM Digital Kreatif Indonesia (Fudiki), Tjahjo Ruruh Djatmiko (berdiri) memperlihatkan boneka wayang yang perkembangannya terancam punah jika tidak dikemas secara menarik bagi generasi milenial, dalam Forum Group Discussion :Peran Strategis Ekonomi Rakyat Milenial Fudiki di Kantor Kadin Jabar, Jalan Sukabumi, Selasa (22/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - ‎ Era industri di Tanah Air sudah memasuki era milenial yang disebut Ekonomi Rakyat Milenial (ERM).

ERM identik dengan pelaku usaha mikro oleh generasi milenial Indonesia yang dijalankan secara perorangan dan turun temurun sampai generasi milenial.

Menurut Ketua Umum Forum UKM Digital Kreatif Indonesia (Fudiki), Tjahjo Ruruh Djatmiko, sesuai data statistik tahun 2013, jumlahnya sebanyak 57 juta pelaku ERM.

Baca: Awas! Generasi Milenial Terancam Kanker Berbahaya, Simak Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Baca: Boys Barbershop, Pangkas Rambut Berkonsep Vintage ini Tawarkan Model Rambut Kekinian

Jenis produk yang dihasilkan oleh para pelaku ERM tersebut sangat banyak jumlahnya dan produk tersebut adalah sebagai bagian dari kegiatan turun temurun yang dilakukan oleh rakyat bangsa Indonesia.

‎Ruruh mengatakan bahwa jika lokasi pelaku usaha ekonomi rakyat dengan produk yang sejenis tersebar dengan alat kerja yang tidak standard, maka sangat sulit bagi pemerintah melakukan pembinaan maupun pendampingannya yang fokus, terstruktur dan sistematis.


"Sehingga hasilnya pun tidak maksimal. Selain itu, bagi generasi milenial di sektor ekonomi rakyat, ini sangat tidak menarik, mereka lebih tertarik bekerja sebagai karyawan seperti di pabrik-pabrik, industri menengah dan besar, atau bekerja keluar negeri," kata Ruruh kepada Tribun Jabar di Kantor Kadin Jabar, Selasa (22/5/2018).

Untuk memberikan suasana baru bagi generasi milenial sebagai pelaku usaha ekonomi rakyat, kata Ruruh, pemerintah dan swasta harus melakukan revitalisasi tempat usaha mereka yaitu dengan membuat sentra-sentra industri (kawasan usaha ERM) yang sejenis dengan pengelolaan terpusat dan terkoordinir dengan sebuah organisasi struktural yang mengelola kawasan tersebut.

Dengan fasilitas lengkap layaknya sebuah kawasan Industri, kawasan usaha ERM ini nantinya bisa dipimpin oleh seorang manager community.

"Sehingga seluruh aktivitas dan fasilitas di suatu kawasan usaha ekonomi rakyat milenial bisa terpelihara dengan baik, dan menghasilkan sebuah produk yang berkualitas, kreatif, dan berkesinambungan," ujarnya. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help