ramadan berkah

Ini Sejarah Masjid Mungsolkanas, Masjid Tertua di Kota Bandung

Masjid Mungsolkanas yang diklaim sebagai masjid tertua di Kota Bandung rupanya memiliki sejarah panjang

Ini Sejarah Masjid Mungsolkanas, Masjid Tertua di Kota Bandung
Tribunjabar/Yongky Yulius
Masjid Mungsolkanas di Gang Wianataatmaja, RT 02/05, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masjid Mungsolkanas yang diklaim sebagai masjid tertua di Kota Bandung rupanya memiliki sejarah panjang telah menghasilkan murid yang menjadi ulama atau ustaz.

Tribun Jabar telah mendatangi lokasi Masjid Mungsolkanas pada Selasa (22/5/2018).

Masjid ini berada di sekitar kawasan Cihampelas, Kota Bandung.

Untuk menuju ke masjid ini, kita harus memasuki sebuah gang kecil dengan lebar 1,5 meter di simpang tiga Jalan Cihampelas seberang Rumah Sakit Advent Bandung.



Tepatnya, masjid itu berada di Gang Wianataatmaja, RT 02 RW 05, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong.

Jarak dari pinggir jalan raya ke masjid itu sekitar 50 meter.

Sampai di masjid, Tribun Jabar bertemu dengan pria yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mungsolkanas, yaitu Diki Senjaya.

Diki mengatakan, masjid ini berdiri sejak 1869.

"Masjid Jami Mungsolkanas dibangun pada tahun 1869. Yang memberi tempat atau lahan di masjid ini adalah Bu Lantenas, seorang janda kaya istri Bupati Sukabumi," ujarnya.

Kala itu, Mungsolkanas dikenal menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan berkat peran seorang ulama karismatik.

Ulama karismatik itu adalah Mama Haji Abdurokhim yang lebih dikenal dengan sebutan Mama Aden.

"Mama Aden menjadi pengurus masjid dan mengajar para santri di masjid ini dengan metode ala pesantren, sehingga banyak para santri dan muridnya yang menjadi ulama atau menjadi ustaz di zamannya," kata Diki.

Murid didikan Masjid Mungsolkanas yang dikenal di antaranya adalah Ustad Muhammad Husen dan Ustaz Ahmad Sanusi (Mang Uci).

Baca: Buka Puasa dengan Air Campur Irisan Lemon? Ayo Hentikan! Ini Bahayanya

"Ustaz Muhammad Husen dulu adalah Imam dan Ketua DKM Masjid Raya Cipaganti. Sedangkan Ustaz Ahmad Sanusi pernah mengembangkan dakwah di daerah Bandung Timur," kata Diki.

Kala itu pun, sambungnya, Masjid Mungsolkanas menjadi masjid pertama yang digunakan salat Jumat berjamaah di kawasan Bandung utara.

"Hingga jemaahnya datang dari Setiabudi, Ciumbuleuit, Dago, hingga Cihampelas," kata Diki.

Saat Tribun Jabar berkeliling, Masjid Mungsolkanas ini tampak diapit oleh beberapa bangunan pencakar langit.

Tampilan minimalis langsung terasa saat berada di masjid yang cat tembok luarnya berwarna cerah ini.

Batu hias berwarna abu-abu gelap bertuliskan nama masjid sekaligus arti nama dan tahun berdirinya, ditempatkan di depan, dekat pintu masuk.

Masuk ke dalam, lantai dari masjid yang terbuat dari parket atau kayu langsung membuat tampilan semakin estetis.

Di dalamnya, dinding masjid ini berlapis marmer, membuat tampilan di dalam tambah indah.

Masjid ini juga memiliki dua lantai.

Di lantai dua, terdapat Al-Quran milik pendiri masjid ini, yang disimpan di balik ruang kosong berbentuk kotak dilindungi kaca transparan.

Simak cerita menarik lainnya seputar Masjid Mungsolkanas di Tribunjabar.id!

Baca: Mengunjungi Masjid Mungsolkanas, Terletak di Sebuah Gang Sempit dan Diklaim Tertua di Kota Bandung

Baca: VIDEO: Berkunjung ke Masjid Tertua Mungsolkanas di Kawasan Cihampelas Bandung

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved