Disperindag Jabar Rayu Pengusaha Ritel untuk Gelar Bazar Murah

Hal ini perlu dilakukan perusahaan ritel karena masyarakat sangat tertarik dengan bazaar murah.

Disperindag Jabar Rayu Pengusaha Ritel untuk Gelar Bazar Murah
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pelaksanaan operasi pasar murah (OPM) yang digelar pemerintah Kota Cimahi selama tiga hari menghabiskan sebanyak 25 ton beras yang dijual seharga Rp 8.200 per kilogram. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Untuk membantu warga miskin membeli berbagai komoditi menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat bekerja sama dengan asosiasi pengusaha ritel.

Tujuannya untuk mendorong perusahaan retail menyediakan paket murah yang bisa dijangkau masyarakat.

“Semisal paket beras, sirup, mie instan, satu paket yang harganya dibuat tidak terlalu mahal,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jabar, Achmad Suryadi, ketika ditemui di Kantor Disperindag Jabar, Selasa (22/5/2018).


Paket tersebut dijual dengan tujuan saling menguntungkan.

Di satu sisi, pengusaha untung karena produknya terjual, meski keuntungan tidak sebesar jika produk dalam paket itu dijual secara satuan.

Di sisi lain, masyarakat juga mendapat untung karena paket yang dibeli lebih murah.

 Achmad Suryadi mengatakan, hal ini perlu dilakukan perusahaan ritel karena masyarakat sangat tertarik dengan bazaar murah.

“Provinsi, di kabupaten/kota juga sudah memogramkan untuk mengadakan bazaar murah, diharapkan masyarakat dapat membeli produk murah ini untuk berbagai kebutuhan menjelang hari raya,” ujarnya.

Selain bazaar murah, Disperindag juga akan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) untuk rumah tangga miskin di Jabar.

Dalam OPM, berbagai komoditi dijual dengan harga murah.

Baca: Masjid Bergaya Artdeco Ini Miliki Banyak Peran Selama Sejarah, Mulai dari Benteng hingga Dapur Umum

Baca: Lebih dari 200 Ribu Rumah Tangga Miskin di Jabar Ditargetkan Menikmati Operasi Pasar Murah

Komoditi yang dijual dalam OPM adalah beras, minyak goren, gula kristal putih, telur, daging ayam boiler, dan dagin sapi beku.

Selain itu, untuk menyediakan komoditi harga murah, kata Achmad Suryadi, Disperindag juga kerap bekerja sama dengan Bulog.

“Kami minta bantuan bulog untuk menyediakan beras kualitas baik dengan harga lebih murah. Bulog juga punya Rumah Kita, punya minyak, gula, yang kami harapkan bisa mereka pasarkan dengan harga di bawah harga pasar sehingga masyarakat bisa menikmati,” ujarnya.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved