Lebih Aman! Grab Resmi Pasang Tombol Pemanggil Bantuan, Kamu Sudah Tahu?

Fitur pesan darurat ini sudah bisa dipakai pengguna layanan Grab di Indonesia mulai hari ini, Senin (21/5/2018).

Lebih Aman! Grab Resmi Pasang Tombol Pemanggil Bantuan, Kamu Sudah Tahu?
Istimewa
Suasana nobar "Avengers :Infinity War" Grab Jabar, CGV Paskal 23,Bandung, Senin (14/5/2018). 

TRIBUNJABAR.ID - Kriminalitas di angkutan umum bukan hal baru di Indonesia. Begitupun kejahatan di angkutan berbasis online.

Kasus kejahatan di angkutan online sudah beberapa kali terjadi, korbannya pun tak pandang bulu, kadang sopir angkutan online bahkan penumpang itu sendiri.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Grab Indonesia resmi memasang tombol "Darurat" yang berguna untuk membantu penumpang meminta pertolongan secara otomatis atau manual saat menghadapi situasi darurat dalam perjalanan.

Fitur pesan darurat ini sudah bisa dipakai pengguna layanan Grab di Indonesia mulai hari ini, Senin (21/5/2018).


Sebelum bisa menggunakan tombol tersebut, pengguna Grab diminta untuk memasukkan tiga nomor telepon orang-orang terdekat yang bisa membantunya.

Selanjutnya, saat melakukan perjalanan menggunakan layanan ride sharing Grab, pengguna akan menemukan tombol "Darurat" di bagian atas peta.

"Tombol di atas map itu bisa ditekan saat dalam kondisi darurat. Nanti akan otomatis mengirimkan pesan ke tiga kontak yang terdaftar supaya mencoba menghubungi pengguna atau meminta bantuan polisi," kata Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di kantor Grab Indonesia, Senin.

Pesan darurat berupa SMS tersebut berisi tautan ke rincian perjalanan dan posisi terakhir penumpang.

Selain itu, pengguna juga bisa menyalakan auto-alert yang membuat Grab bisa secara otomatis mengirimkan SMS pada kontak darurat ketika perjalanan yang dilakukan melenceng dari rute semestinya.

Ridzki menambahkan, saat ini tombol "Darurat" baru ada pada aplikasi untuk penumpang Grab saja. Namun, perusahaan juga memiliki rencana untuk memasang tombol serupa di aplikasi Grab untuk mitra pengemudi.

Baca: Hari Kebangkitan Nasional, Ini Tuntutan Wali Kota Tasik untuk Anak Muda

Baca: Kecil-kecil Jadi Preman, Sejumlah Remaja Ini Diamankan Polisi, Lihat Siapa yang Dipalaknya

Harapannya, ketika pengemudi menemui masalah di jalan seperti penghadangan atau lainnya, pengemudi bisa dengan mudah mengirimkan pesan darurat agar orang-orang terdekatnya bisa membantu.

"Driver juga menjadi concern kami. Saat ini sedang proses pengembangan tombol darurat untuk driver, strukturnya beda. Nanti setelah selesai segera kami umumkan," pungkasnya.

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help