Pilgub Jabar

Tagar 2019 Ganti Presiden Dinilai Takkan Dongkrak Elektabilitas Asyik

Namun saat data pemilih Prabowo dan Jokowi ditabulasi silang dengan pilihan Pilgub Jabar 2018, hasilnya menyatakan

Tagar 2019 Ganti Presiden Dinilai Takkan Dongkrak Elektabilitas Asyik
capture
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Sudrajat dan Ahmad Syaikhu membawa kaus bertuliskan 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden. Aksi ini membuat situasi debat publik kedua Pilgub Jabar di Balairung Universitas Indonesia Depok, semakin panas, Senin (14/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi kampanye "Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden" oleh pasangan nomor urut 3 di Pilgub Jabar 2018, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), saat Debat Kedua Pilgub Jabar 2018 beberapa hari lalu, dinilai tidak akan menaikkan elektabilitas pasangan tersebut.

Analis Indonesia Strategic Institute (Instrat) Henry Baskoro mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya sebanyak empat kali di Pilgub Jabar 2018, menunjukkan tidak ada korelasi antara pilihan pemilih pada Pilgub Jabar 2018 dengan pemilih Pilpres 2019.

Lembaga survei yang konsern pada isu-isu strategis, politik, dan sosial humaniora itu belum lama ini kembali mengeluarkan hasil surveinya dalam serial survei persepsi publik jelang Pilgub Jabar 2018 yang telah dilakukan Desember 2016, Desember 2017, Januari 2018, dan Mei 2018.

Baca: Bukan di Masjid, Para Remaja di Tasikmalaya Ini Gelar Kajian Keislaman di Tempat Ini

"Pernyataan dan tindakan unjuk kaus bertuliskan Ganti Presiden 2019 yang dilakukan pasangan Asyik diprediksi tak akan mampu menaikkan secara signifikan elektabilitasnya," kata Henry dalam siaran pers yang diterima Kamis (17/2/2018).

Henry menuturkan mengacu pada hasil surveinya, jika pilpres digelar pada hari survei dilaksanakan dan hanya diikuti dua pasangan calon presiden, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi), hasilnya pemilih Prabowo di Jabar masih lebih tinggi daripada pemilih Jokowi.


"Prabowo dipilih oleh 47,6 persen responden, sedangkan Jokowi 40,8 persen, dan 11,7 persen lainnya belum atau tidak menentukan pilihan," kata Henry.

Namun saat data pemilih Prabowo dan Jokowi ditabulasi silang dengan pilihan Pilgub Jabar 2018, hasilnya menyatakan 40,9 persen pemilih Prabowo memilih pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, 31,7 persen memilih pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, 11 persen memilih pasangan Sudrajat-Syaikhu, dan 2,5 persen yang memilih pasangan Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan. Sementara 14 persen responden menyatakan belum atau tidak menentukan pilihan.


Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help