Proyek Embung Gedebage Pekerjakan Warga Lokal, Ini Posisi yang Ditempati

“Warga lokal kami libatkan, sesuai kemampuan mereka, tetapi tidak semua karena tanggung jawab kontraktor mengenai mutu dan lain-lain,”

Proyek Embung Gedebage Pekerjakan Warga Lokal, Ini Posisi yang Ditempati
Tribun Jabar/ Theofilus Richard
Proyek galian Embung Gedebage, Kamis (17/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Proyek Embung Gedebage, yang dikerjakan PT. Hidup Indah Permai, juga merekrut warga sekitar proyek untuk bekerja.

Kepala Proyek Embung Gedebage, Nono Daryono, mengatakan perekrutan tidak dilakukan asal, tetapi berdasarkan kemampuan pelamar.

“Warga lokal kami libatkan, sesuai kemampuan mereka, tetapi tidak semua karena tanggung jawab kontraktor mengenai mutu dan lain-lain,” kata Kepala Proyek Embung Gedebage, Nono Daryono, kepada Tribun Jabar, Kamis (17/5/2018).

Nono mengatakan, saat ini ada sekira 30 warga yang menjadi pekerja pada proyek embung ini.


Sebagian di antaranya mengisi posisi kebersihan dan helper.

“Kebanyakan sebagai petugas kebersihan, mengangkut tanah yang barangkali tercecer, ada juga helper. Kami pakai alat berat, untuk mengarahkan alat tersebut menggunakan tenaga dari warga lokal,” ujarnya.

jam kerja proyek ini dibagi dalam dua shift.

Shift pertama bekerja sekira pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, sedangkan shift kedua bekerja pada pukul 16.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

Tetapi khusus di Bulan Puasa, shift kedua berlangsung setelah tarawih hingga pukul 02.00, menjelang sahur.

Baca: Malu Mengeluh Saat Puasa, Negara-negara Ini Waktu Puasanya Lebih Lama dari Indonesia


Nono Daryono mengatakan, sampai saat ini tidak ada protes besar dari warga mengenai proyek ini. Protes hanya terjadi di awal proyek, karena ada beberapa warga yang tidak mengerti tujuan dari proyek ini.

Setelah diberi pengertian, kata Nono, tidak ada warga yang protes.

Proyek senilai Rp 94 miliar ini ditujukan untuk mengendalikan banjir yang sering terjadi di wilayah Gedebage dan sekitarnya.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved