UMSK Kabupaten Karawang Belum Ditetapkan, Pewakilan Buruh Akan Temui Aher

Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) menjadi topik yang sering dibahas di kalangan buruh beberapa bulan ke belakang.

UMSK Kabupaten Karawang Belum Ditetapkan, Pewakilan Buruh Akan Temui Aher
TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
DEMO BURUH - Ribuan buruh menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (21/11/2014). Aksi tersebut dilakukan jelang penetapan upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2015 oleh Gubernur Ahmad Heryawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) menjadi topik yang sering dibahas di kalangan buruh beberapa bulan ke belakang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama serikat pekerja dan pengusaha saat ini sedang membahas UMSK Kabupaten Karawang dan Purwakarta.

Permasalahan mengenai UMSK Kabupaten Karawang dikarenakan belum bertemunya kesepakatan antara serikat pekerja dan pengusaha.

“Antara angka yang diajukan teman-teman serikat pekerja yang diakomodasi Pemerintah Kabupaten Karawang dianggap masih terlalu tinggi. Antara pemahaman yang diajukan teman-teman pekerja dan yang disepakati Apindo belum bertemu,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan, di Bandung belum lama ini.

Baca: Analis Teroris Internasional Ungkap Dugaan Keterlibatan Anak dalam Aksi Teror Bom di Surabaya

Sebagai catatan, pada aksi May Day, Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Karawang, Agus Jaenal, mengatakan bahwa serikat pekerja dari Karawang meminta kenaikan UMSK sebesar 8,7 persen sampai 9,2 persen.

Tetapi sampai saat ini, pihak pengusaha masih belum menyetujui angka tersebut.

Ferry Sofwan mengatakan Pemprov Jabar akan berupaya menengahi masalah ini.

Baca: Sebelum Meninggal, Kondisi Gogon Sangat Memprihatinkan, hingga Masa Kelam Terjebak dan Dipermalukan

“Mana yang masih terlalu tinggi diturunkan, yang terlalu rendah dinaikan,” ujar Ferry Sofwan.

Perwakilan serikat pekerja dari Kabupaten Karawang juga ingin bertemu Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, secara langsung untuk membicarakan masalah ini.

Rencananya pada Rabu (16/5/2018), perwakilan serikat pekerja dari Karawang akan bertemu dengan Aher.

Baca: Mario Gomez Emosi Atas Laga Persib vs Persipura, hingga Komentar Manajemen Dapat Hukuman Lagi

Permasalahan berbeda dihadapi untuk menentukan UMSK Kabupaten Purwakarta.

“Purwakarta ke arah pemahaman mengenai homogenitas di sektor yang mengajukan UMSK. Kabupaten Purwakarta tidak terlalu besar pengaruhnya dibandingkan Karawang, karena Karawang soal angka-angka, satuannya banyak hampir 25 sektor,” ujarnya.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help