Pemerintah Siapkan Komando Operasi Khusus Berisi Satuan Antiteror Kopassus, Denjaka dan Satbravo

Hal itu diutarakan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko kepada awak media di Istana Wakil Presiden, Rabu (16/5/2018).

Pemerintah Siapkan Komando Operasi Khusus Berisi Satuan Antiteror Kopassus, Denjaka dan Satbravo
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko di Gedung Sate, Senin (6/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mempertimbangkan untuk membentuk kembali Komando Operasi Khusus Gabungan dalam rangka penanggulangan terorisme di Tanah Air.

Hal itu diutarakan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko kepada awak media di Istana Wakil Presiden, Rabu (16/5/2018).

"Satuan teror tersebut (Komando Operasi Khusus Gabungan) akan diisi prajurit-prajurit terpilih dari satuan-satuan anti teror Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satbravo TNI AU," kata Moeldoko.

"Saya laporan ke presiden kemarin beliau tertarik, nanti kita akan bicara ke panglima," katanya.

Beliau juga memastikan bahwa TNI akan dilibatkan dalam penumpasan aksi terorisme namun tergantung spektrumnya.

"Pelibatan TNI tergantung spektrumnya, kalo sudah menuju medium sampai high intencity ya disitulah kira-kira pelibatannya," ucap Moeldoko.(*)

Baca: Mudik ke Purwakarta? Polisi Siap Amankan Arus Lalin Hingga Sediakan Pos Pelayanan

Baca: Kapolda Jateng: Ada Tetangga yang Antisosial, Laporkan Saja ke Polisi


Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help