Mantan Pemimpin Oposisi yang Dipenjara Karena Kasus Sodomi di Malaysia Ini Resmi Dibebaskan

Anwar Ibrahim, mantan pemimpin oposisi Malaysia, bebas dari penjara pada Rabu (16/5/2018) setelah mendapat pengampunan atas kasus sodomi

Mantan Pemimpin Oposisi yang Dipenjara Karena Kasus Sodomi di Malaysia Ini Resmi Dibebaskan
AFP/MOHD RASFAN /Kompas.com
Mantan pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim mengacungkan ibu jari ke arah para pendukungnya saat meninggalkan RS Cheras, Kuala Lumpur, Rabu (16/5/2018). 

Anwar pernah menjadi wakil Mahathir saat menjabat perdana menteri sebelum dipecat pada 1998 sebelum dipenjarakan dengan tuduhan sodomi dan korupsi.

Saat itu, Mahathir mengatakan, dia harus menyingkirkan Anwar karena dia "tak cocok itu menjadi perdana menteri".

Baca: Ingin Khatam Alquran Selama Bulan Ramadhan ? Begini Tips dan Caranya, Sangat Mudah Lho!

Baca: Ngabuburit Ala Pemain Persib, Ini yang Biasa Dilakukan Febri Haryadi Saat Menunggu Buka Puasa

Di sisi lain, Anwar bersikukuh tuduhan yang diarahkan kepadanya dibuat-buat karena Mahathir terancam dengan popularitasnya yang terus naik.

Saat dibebaskan pada 2004, Anwar membentuk gerakan "reformasi" menentang koalisi Barisan Nasional yang saat itu masih dipimpin Mahathir Mohamad.

Gerakan itu terbukti cukup ampuh dan menjadikan oposisi sebagai kekuatan baru yang harus diperhitungkan.


Pendahulu Pakatan Harapan, yaitu koalisi Pakatan Rakyat, sukses memberikan pukulan telak untuk Barisan Nasional pada pemilu 2008 dan 2013.

Namun, akibatnya, Anwar kembali menjadi musuh pemerintah.

Di saat Najib Razak menjadi perdana menteri, Anwar kembali dikirim ke penjara pada 2015, masih dengan tuduhan melakukan sodomi.

Dia bersikukuh tak bersalah dan menegaskan baik Mahathir maupun Najib mengirimnya ke penjara hanya agar dirinya tidak bisa berkecimpung di dunia politik.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anwar Ibrahim Resmi Bebas dari Penjara"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help