Home »

Techno

» Apps

Keluar dari Grup WhatsApp dan Ogah Masuk Lagi? Jangan Khawatir, Ada Fitur Terbarunya

Pertama adalah Group Description berupa informasi tentang aktivitas grup yang akan ditampilkan di layar ponsel pengguna baru.

Keluar dari Grup WhatsApp dan Ogah Masuk Lagi? Jangan Khawatir, Ada Fitur Terbarunya
thesun.co.uk
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID - Sering tiba-tiba dimasukkan kembali ke dalam grup WhatsApp yang sudah ditinggalkan?

Hal itu bisa menyebalkan, apalagi jika grup yang bersangkutan berfungsi sebagai wadah spam atau hal-hal lain yang tidak disukai.

Nah, untuk mencegah hal tersebut, WhatsApp pekan ini menambah fitur proteksi untuk mempersulit proses admin WhatsApp mengundang ulang anggota grup yang sudah keluar berkali-kali.

Sebuah prompt baru kini muncul ketika admin WhatsApp berusaha mengundang (invite) member yang sudah lebih dari dua kali meninggalkan grup (left group).

Baca: Polisi yang Dibunuh Teroris di Riau Ternyata Juga Ustaz, Hendak Sampaikan Dakwah Sebelum Ditabrak

Baca: Pedangdut yang Digigit Ular saat Sesi Pemotretan, Somasi Lucky Hakim

Prompt baru yang dimunculkan WhatsApp agar anggota yang sudah berkali-kali meninggalkan grup tak bisa langsung diundang masuk kembali.

Prompt baru yang dimunculkan WhatsApp agar anggota yang sudah berkali-kali meninggalkan grup tak bisa langsung diundang masuk kembali. (KOMPAS.com/ OIK YUSUF)

“Anda tak bisa menambahkan (nama orang yang diundang) karena dia belakangan sudah meninggalkan grup. Coba lagi di kemudian waktu,” bunyi pesan tersebut.

Tak dijelaskan berapa lama waktu yang diperlukan sebelum mantan anggota grup WhatsApp bisa diundang lagi.

Selain mempersulit admin grup mengundang kembali member yang left, WhatsApp juga menambahkan sejumlah fitur baru untuk Groups.

Baca: Dokter Tim Persib Bandung Ingatkan Makanan yang Harus Dikonsumsi Selama Puasa, Apa Itu?

Pertama adalah Group Description berupa informasi tentang aktivitas grup yang akan ditampilkan di layar ponsel pengguna baru.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help