Home »

Tasik

Begini Suasana Salat Tarawih Hari Pertama di Masjid Agung Tasikmalaya

Bahkan tidak sedikit dari warga yang mengajak buah hati mereka di salat tarawih perdana tahun ini.

Begini Suasana Salat Tarawih Hari Pertama di Masjid Agung Tasikmalaya
isep heri/tribun jabar
Suasana tarawih hari pertama di Mesjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (16/5/2018) Malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Suasana tarawih hari pertama di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (16/5/2018) Malam, berlangsung khidmat dan lancar.

Masyarakat yang mulai datang semenjak sekitar pukul 18.45 WIB memenuhi mesjid yang bernuansa arsitektur kontemporer tersebut.

Bahkan tidak sedikit dari warga yang mengajak buah hati mereka di salat tarawih perdana tahun ini.

Masyarakat bahkan terlihat memenuhi setiap baris mesjid yang memiliki dua lantai tersebut.

Di mesjid yang memiliki empat pilar raksasa yang dibalut nuansa kayu berwarna coklat ini masyarakat terlihat antusias mengikuti setiap rakaat salat yang bertotal 21 rakaat.

Sebelum salat tarawih dilaksanakan Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman uang turut berjamaah di Mesjid yang berada di samping Taman Kota memberikan sambutan.

Dalam sambutannya ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah selama bulan suci Ramadan semisal membaca ayat suci Al Quran dan melakukan hal positiv lainnya.

Baca: Salat Tarawih Perdana, Jemaah Memenuhi Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta

Baca: Masih Ingat Afi Nihaya yang Pernah Dianggap Plagiat? Kali Ini Postingannya Sukses Bikin Sedih

Baca: Netizen Bagikan Kisah 12 Tahun Lalu: Saya Hampir Jadi Teroris

"Kesalehan sosial harus hadir selama Ramadan, dan untuk menjaga kesucian bulan Ramadan pihaknya telah menyebar surat edaran agar ibadah masyarakat tidak terganggu," katanya yang berdiri di Mimbar.

Dia menjelaskan surat edaran tersebut ialah pembatasan jam operasional rumah maupun warung makan serta larangan beroperasi bagi tempat hiburan malam selama sebulan penuh.

"Warung makan diharapakan tidak buka pada siang hari selama Ramadan dan tidak ada tempat hiburan yang diperbolehkan beroperasi selama Ramadan," ujarnya.

Dalam kesempatan ini pun dia mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan puasa alasan bermalas-malasan.

Dia pun mengingatkan ASN agar lebih meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan terhadap masyarakat selama Ramadan.

"Puasa tidak menjadi alasan mengurangi kualitas pelayanan, justru ini jadi momentum meningkatkan kinerja disandingkan beribadah," kata dia.(*)


Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help