XL Axiata Fokus Jalankan Strategi 3R: Pendapatan Data Dorong Pencapaian Kinerja Positif di Q1

T XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengumumkan pencapaian kinerja kuartal pertama tahun 2018 dengan meraih pertumbuhan positif

XL Axiata Fokus Jalankan Strategi 3R: Pendapatan Data Dorong Pencapaian Kinerja Positif di Q1
Dok PT XL Axiata
Teknisi XL Axiata sedang melakukan pemeriksaan terhadap perangkat BTS XL yang berada di pulau Bintan, Kepulauan Riau. Hingga saat ini, cakupan jaringan data XL Axiata telah melayani masyarakat di kurang lebih 4.226 kecamatan yang berada di 406 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Karena itu pula, kini penetrasi layanan data XL Axiata telah mencapai 93% populasi Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengumumkan pencapaian kinerja kuartal pertama tahun 2018 dengan meraih pertumbuhan positif dan berhasil terus meningkatkan kontribusi pendapatan layanan data.

Momentum pertumbuhan layanan data terus bisa berlanjut dan hingga saat ini telah mencapai 77% terhadap total pendapatan layanan, dibandingkan periode yang sama tahun sebesar 63%.

Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, “Pada kuartal pertama 2018 ini, XL Axiata berhasil meraih pendapatan sebesar Rp 5,5 triliun, meningkat sebesar 4% YoY, yang didorong meningkatnya pertumbuhan layanan data. Inovasi produk dan peningkatan kualitas jaringan data, telah berhasil mendorong pertumbuhan layanan data sebesar 29% YoY di kuartal pertama ini.

Pencapaian ini merupakan hasil dari tetap berfokusnya kami pada strategi untuk memperkuat proposisi layanan data melalui penerapan dual-brand yang disertai dengan penguatan jaringan secara berkelanjutan termasuk pembangunan jaringan data secara massif di luar Jawa.”

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini
Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini (XL Axiata)

Dian Siswarini menambahkan, pencapaian di kuartal pertama 2018 ini cukup memberikan harapan ditengah persaingan industri, dimana para operator saling bersaing memberikan penawaran harga layanan yang kompetitif.

Selain itu  penerapan kebijakan pemerintah mengenai kewajiban registrasi nomor prabayar juga telah menimbulkan dampak ketidakpastian dalam jangka pendek di pasar, namun kami yakin kebijakan ini akan membawa dampak yang positif ke depannya yakni terciptanya industri yang lebih sehat dan berkelanjutan, dan ini tentunya selaras dengan perjalanan transformasi yang sedang dilakukan XL Axiata.

Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) juga menunjukkan peningkatan sebesar 7% YoY menjadi Rp 2 triliun, dengan marjin meningkat 1% menjadi 36.1%, sebagai hasil dari tumbuhnya pendapatan dan berfokusnya perusahaan dalam mengelola biaya operasional. Perusahaan juga mencatat laba bersih sebesar Rp. 15 milliar.

Posisi keuangan XL Axiata masih kuat. Dari sisi neraca terlihat cukup kuatnya fundamental keuangan perusahaan dengan tingkat hutang terhadap EBITDA pada posisi yang aman, yaitu 1.5x, dan cash flow dalam posisi yang juga positif. Pada kuartal pertama 2018 ini, XL Axiata telah melakukan pembayaran kembali atas hutang sebesar Rp 1,5 triliun melalui skemarefinancing dan semua hutang XL Axiata telah dalam status terlindungi (fully hedged).

Strategi dual-brand juga telah berhasil membawa  XL Axiata meningkatkan pangsa pasar di segmen pasar yang berbeda dengan meluncurkan produk dan layanan yang inovatif di setiap segmen pasar. XL Axiata meluncurkan paket Xtra Kuota yang menawarkan tambahan kuota bagi pelanggan yang telah berlangganan paket data Xtra Combo.

Untuk pelanggan AXIS, juga telah diluncurkan paket inovatif Bronet Owsem yang menawarkan manfaat tambahan kuota akses 4G bagi pelanggan yang telah berlangganan paket Bronet.

Halaman
123
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help