Mudik Lebaran 2018

Polres Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral Sambut Lebara, Ini Hasilnya

Polres Bandung akan melibatkan 1.250 personel dalam pengamanan arus mudik/balik hari raya Idulfitri nanti di wilayah hukum Polres Bandung.

Polres Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral Sambut Lebara, Ini Hasilnya
Istimewa
Ilustrasi : anggota Polres Bandung mengamankan arus mudik. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Polres Bandung akan melibatkan 1.250 personel dalam pengamanan arus mudik/balik hari raya idulfitri nanti di wilayah hukum Polres Bandung.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan pada saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2018, di Pemda Bandung, Soreang, Selasa (15/5/2018).

"Jumlah personel yang dilibatkan ada 1.250 lebih, dari Polda satu SSK brimob dan dari Lantas juga. Kami juga melibatkan instansi terkait dari Pemda dan juga TNI. Selain itu ada 26 pos pengamanan serta 2 pos pelayanan, itu kita fokus pada jalur mudik dan balik nasional," ujarnya di Soreang tadi siang.

Pihak kepolisian sudah mengantisipasi jalur-jalur mudik/balik nasional dan lokal yang ada di wilayah hukum Polres Bandung dengan cara menyiapkan CB (Cara bertindak, red) di setiap titik rawan kemacetan.

Baca: Ledakan Terjadi di Kawasan Panongan Tangerang, Sejumlah Bangunan Luluh Lantak, 3 Orang Luka

Baca: Ikut Ibadah di Gereja, Pria Ini Difoto dan Diviralkan sebagai Terduga Teroris, Ini Fakta Sebenarnya

Belajar dari tahun-tahun sebelumnya terdapat beberapa penyebab kemacetan arus lalu lintas pada saat mudik nanti. Selain di wilayah hukum Polres Bandung sendiri maupun di wilayah hukum polres lainnya yang berdampak pada Kabupaten Bandung.

"Seperti kemacetan di Pasar Limbangan dan Pasar Leles dampaknya akan ke Kabupaten Bandung. Di wilayah kita ada juga permasalahan-permasalahan yang harus diselesaikan. Bayangkan ada 20.000 karyawan kahatex bubaran kerja, dan menjadi penyumbang kemacetan di jalur mudik nasional ini," tuturnya.

Belum kata Indra ada beberapa pabrik juga di wilayah tersebut yang juga sama menyumbang kemacetan. Selain itu juga terdapat pasar tumpah di daerah Warungcina Rancaekek hingga setengah badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan juga.


"Untuk itu kami akan kanalisasi di sekitar Kahatex. Ada juga di perlintasan kereta api Nagreg juga sering menyebabkan kemacetan, karena pengguna mobil dan motor pasti mengurangi kecepatan saat melintas di sini, sehingga menjadi penyumbang kemacetan," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help