Perpustakaan Batoe Apie, Dibangun Saat Jatinangor Masih Sepi, Sekarang Dikelilingi Kampus

"Di sini sekitar ribuan (buku). Film dan musik juga ribuan. (Saya) masih hafal walau sebanyak begini karena kebiasaan," ujar Anton.

Perpustakaan Batoe Apie, Dibangun Saat Jatinangor Masih Sepi, Sekarang Dikelilingi Kampus
Tribun Jabar/Ery Candra
Anton Solihin, pendiri Perpustakaan Batoe Apie di Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Sebuah perpustakaan sederhana terletak di Jatinangor, Sumedang, dikelilingi beberapa kampus.

Pendiri Perpustakaan Batoe Apie, Anton Solihin, menyebut perpustakaan itu berdiri hampir selama dua dedake, sejak wilayah Jatinangor masih sangat sepi dari pembangunan.

"Ini sudah lama hampir 19 tahun. Dibukanya pada 1 April 1999," ujar Anton Solihin di Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (15/5/2018).

Ia mengaku mengetahui persis letak tiap buku yang berada di perpustakaan itu.

Anton Solihin memperkirakan koleksi buku di Perpustakaan Batoe Apie sudah ribuan.

Koleksi lainnya adalah koran, kaset, cakram musik, film, kliping berita, dan artikel lawas.

"Di sini sekitar ribuan (buku). Film dan musik juga ribuan. (Saya) masih hafal walau sebanyak begini karena kebiasaan," ujar Anton.

Baca: Ini Kata Mario Gomez Terkait Timnya Atas Pembatalan Laga Persib Melawan Persebaya

Baca: Real Madrid Tergila-gila pada Mohamed Salah, Los Blancos Siap Korbankan Dua Pemain

Anton Solihin mengaku mayoritas pengunjung di perpustakaan itu adalah mahasiswa. Tentu saja, ada juga masyarakat umum yang ikut membaca di sana.

Mereka mayoritas membaca buku-buku soal humaniora, sastra, sejarah, filsafat, agama, buku-buku populer, film, serta musik. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help