Home »

Bisnis

» Mikro

Ini Tips Berbisnis di Bulan Ramadhan, Patut Dibaca Biar Usahanya Sukses

Harus seimbang. Jangan sampai mengocek keuangan yang begitu banyak tapi tidak sebanding dengan hasil penjualan.

Ini Tips Berbisnis di Bulan Ramadhan, Patut Dibaca Biar Usahanya Sukses
dok.tribun
Kue Lebaran 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selain menjadi bulan yang suci bagi umat muslim, bulan ramadan juga menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh pelaku usaha untuk meraup keuntungan karena permintaan pasar yang relatif tinggi dari bulan-bulan lainnya.

Bagi para pelaku usaha yang ingin meraup keuntungan dengan memanfaatkan momen bulan ramadan, Ekonom dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Acuviarta Kartubi membagikan tips untuk memaksimalkan peluang usaha di bulan penuh berkah nanti.

Baca: Pucat, Ngos-ngosan hingga Pingsan di Hotel, Ini 5 Fakta di Balik Kematian Pelawak Gogon

Menurut Acuviarta, yang perlu diperhatikan para pelaku usaha dalam membuat sebuah usaha adalah potensi pasar. Dengan memerhatikan potensi pasar, para pelaku usaha akan lebih leluasa menentukan estimasi kebutuhan pasar.

"Melihat potensi pasar ini tentu akan dapat menentukan pelaku usaha menyajikan sebuah produk tertentu. Tanpa melihat potensi pasar, dipastikan produk yang akan ditawarkan nanti tidak sesuai dengan estimasi kebutuhan pasar. Alhasil, usahanya akan sia-sia," ucap Acuviarta kepada Tribun saat dihubungi via telepon, Selasa (15/5/2018).


Yang kedua, para pelaku usaha juga harus menentukan pemilihan tempat. Tempat yang strategis, kata Acuviarta, sangat mendukung keberhasilan sebuah usaha. Sebab, calon konsumen akan lebih mudah mendapatkan produk yang ditawarkan oleh para pelaku usaha.

Yang ketiga, para pelaku usaha harus betul-betul memperhatikan kondisi modal usaha untuk menghadirkan produk usahanya. Para pelaku usaha jangan sampai menghadirkan produk usaha diluar kemampuan keuangan yang dimilikinya.

"Harus seimbang. Jangan sampai mengocek keuangan yang begitu banyak tapi tidak sebanding dengan hasil penjualan. Tentu ini akan menyebabkan pelaku usaha merugi karena produknya tidak laku di pasaran. Maka dari itu melihat potensi pasar itu cukup penting," kata dia.


Yang keempat, para pelaku usaha perlu memperhatikan aspek kualitas dan kebersihan produk yang ditawarkannya. Dan yang terkahir, para pelaku usaha harus memiliki kreasi dan inovasi terhadap usahanya. Sehingga produk yang ditawarkan akan berbeda dengan yang lain.

"Misal mau jualan sup buah. Jangan yang biasa-biasa saja. Tapi harus dikreasikan dan harus berinovasi. Pelaku usaha harus memiliki mindset berbeda. Ini akan menyebabkan usaha yang dibuatnya menjadi usaha jangka waktu panjang," kata dia.

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help