Ramadan Berkah

Beredar Video Pidato Menag Tetapkan Awal Ramadhan 'Palsu', Pengunggah Minta Maaf

Potongan video pidato Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berdurasi 14 detik, sempat beredar di dunia maya pada Selasa (15/5/2015) siang.

Beredar Video Pidato Menag Tetapkan Awal Ramadhan 'Palsu', Pengunggah Minta Maaf
Instagram
Tangkapan layar ini memperlihatkan sebagian dari video pidato Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tentang awal Ramadhan yang diunggah ke dunia maya. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sebuah potongan video pidato Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berdurasi 14 detik, sempat beredar di dunia maya pada Selasa (15/5/2015) siang.

Dikutip Tribunjabar.id dari Kompas.com, dalam video yang diunggah akun instagram @hm_alkafie itu Menteri Lukman menyampaikan penetapan awal 1 Ramadhan 1439 Hijriah.

Terkait hal itu Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Setjen Kementerian Agama Mastuki memastikan, bahwa potongan video itu tidak resmi dirilis Kementerian Agama.

Baca: Densus 88 Tangkap Pasangan Suami-Istri di Dukuh Pakis Surabaya, Anak Mereka Tak Sekolah

Baca: Jadi Juara Favorit di Bidang IT, Anak Cerdas Asal Bandung Ini Ingin Berantas Hacker Negatif

“Potongan sambutan itu informasi yang tidak resmi dan viralnya juga tidak bersumber dari Kementerian Agama. Karenanya, potongan itu juga bukan merupakan pengumuman kapan 1 Ramadan atau awal puasa,” tegas Mastuki seperti dimuat di laman resmi Kementerian Agama.

“Kami sudah melakukan penelusuran dan sudah menemukan pelaku yang mengunggah video tersebut di media sosial. Dan, yang bersangkutan kami minta pertanggungjawabannya,” lanjut Mastuki.

Tangkapan layar ini memperlihatkan sebagian dari video pidato Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tentang awal Ramadhan yang diunggah ke dunia maya.
Tangkapan layar ini memperlihatkan sebagian dari video pidato Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tentang awal Ramadhan yang diunggah ke dunia maya. (Instagram)

Menurut Mastuki, video singkat tersebut merupakan potongan salah satu versi rekaman sambutan Menag yang disiapkan untuk ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional usai pelaksanaan sidang isbat.

Peringatan Kemenag itu langsung ditanggapi Hamdan Alkafie, pemilik akun instagram yang menyebarkan potongan video tersebut.

Lewat akun Instagramnya, Hamdan menyatakan permohonan maaf.

Dia mengaku menyesal dan menyadari kecerobohannya mengunggah rekaman sambutan menteri ke media sosial tanpa ijin Kementerian Agama.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help