Pilgub Jabar

Di Debat Kedua, Deddy Mizwar Akan Gunakan Gaya Bahasa Ini, Bukan Bahasa Rakyat?

Di Debat Kedua, Deddy Mizwar Akan Gunakan Bahasa Teknokrat Bukan Bahasa Rakyat

Di Debat Kedua, Deddy Mizwar Akan Gunakan Gaya Bahasa Ini, Bukan Bahasa Rakyat?
ISTIMEWA
Deddy Mizwar mencicipi Wajit Cililin yang merupakan produk asli di Cililin, KBB, Rabu (9/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - KPU Jawa Barat akan menyelenggarakan debat Publik kedua Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di Balairung Universitas Indonesia Depok, Senin (14/5/2018).

Cagub Jabar nomor urut 4, Deddy Mizwar, mengaku dalam debat nanti persiapan sama dengan debat publik sebelumnya, namun jika nantinya ada pertanyaan-pertanyaan yang dinilai sulit ia akan menyerahkan kepada pakarnya.

Baca: Inilah Jejak Digital Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya, Ada yang Mengganjal, Netter Berdebat

"Ya itu saja dan nggak semuanya juga harus bisa kita jawab. Kalau masalah-masalah yang sangat sulit ya kita tinggal panggil saja ahlinya, nanti yang ahlinya berbicara," ujar Demiz, sapaan Deddy, dari rilis yang diterima Tribun di Kabupaten Bogor, Minggu (13/5/2018).

Demiz beranggapan debat kali hanya menggunakan dalam bahasa teknokratis atau bahasa diplomatis pemerintah, bukan bahasa rakyat, sehingga tidak terlalu membuat masyarakat antusias untuk menyaksikannya.

"Debat ini saya lihat dalam bahasa teknokratis bukan bahasa rakyat, mungkin saja masyarakat banyak yang nonton dangdut dari pada Debat," ujarnya.

Baca: Kapolres Cirebon: Masyarakat Jangan Terprovokasi Dengan Maraknya Bom Bunuh Diri

Lelaki asal Bekasi ini mengungkapkan dalam debat nanti tetap mengutamakan substansi baik terkait dengan masalah kehutanan, lingkungan maupun sumber daya alam.

Demiz yang juga berpasangan dengan Dedi Mulyadi menegaskan, semua yang nantinya disampaikan tetap sesuai dengan koridor program kerja keberlanjutan yang telah dirancang pihaknya.

"Tetapi semuanya juga harus dalam koridor keberlanjutan sesuai dengan aturan. Ada 17 goals (tujuan) dari SDGs (sustainable Development Goals)," ujarnya.

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help