Begini Rekam Jejak Siska Nur Azizah Saat Jadi Mahasiswa di Bandung, Ditangkap Hendak Bunuh Polisi

Rasa penasarannya itu membuat ia mengenal‎ channel-channel internet yang membahas Millah Ibrahim, sharing ilmu Islam.

Begini Rekam Jejak Siska Nur Azizah Saat Jadi Mahasiswa di Bandung, Ditangkap Hendak Bunuh Polisi
istimewa
Siska Nur Azizah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Siska Nur Azizah alias Teteh alias Fatma pernah bergabung dengan organisasi NII KW 9 pada 2016. Hal itu tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) polisi yang bocor ke sejumlah wartawan. Siska ditangkap anggota Brimob di sebuah musala di sekitar Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Pada ‎BAP itu, Siska dibimbing jadi anggota NII KW 9 oleh seorang ustazah yang tidak ia kenal dan diajarkan tentang menegakan syariat Islam dalam sebuah negara dan membentuk Negara Islam. Dia mengikuti kajian NII KW9 selama satu tahun dan setelah berjalan, ia mendapat informasi dari internet bahwa daulah tersebut sudah mendeklarasikan khilafah sejak 2014 dan menegakan syariat.

Setelah itu, ia mulai pro dan mendukung pergerakan khilafah tersebut. Meski begitu, saat mengetahui bahwa NII KW 9 masih setia pada pemerintah, ia mulai memutuskan untuk keluar dari organisasi tersebut pada September 2017.

Baca: Inilah Jejak Digital Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya, Ada yang Mengganjal, Netter Berdebat

Rasa penasarannya itu membuat ia mengenal‎ channel-channel internet yang membahas Millah Ibrahim, sharing ilmu Islam. Dari channel itu, ia akhirnya mendapat bahasan mengenai tauhid memurnikan aqidah dan fikih.

"Pada Oktober 2017, saya berbaiat‎ ke amirul mukminin Abu Bakar Al Bagdadi atas keinginan saya sendiri dengan membacakan teks baiat dari channel daulah," kata Siska dalam pengakuanya pada polisi. BAP tersebut belum terverifikasi dari narasumber yang resmi namun BAP sudah bocor.


Baiat dilakukan di kosannya di Jalan Gegerkalong dengan membaca tulisan baiat di ponselnya.Baiat berbunyi "Saya mendengar dan taat dikala ringan maupun berat kepada amirul mukminin Abu Bakar Al Bagdadi".

Setelah berbaiat, ia mendalami pemahaman saya sendiri melaui ceramah-ceramah yang didapatkan dari channel-chennel daulah dan ketika ada informasi kerusuhan di Mako Brimob, dia berkomunikasi dengan Dita Siska Millenia.

"Karena saya merasa Dita Siska Millenia punya kesepahaman sehingga kami memutuskan untuk bergabung bersama ikhwan-ikhwan yang berada di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help