Terduga Teroris Tendi Sumarno Sempat Janjikan Pekerjaan untuk Temannya, Namun Tidak Ditepati

Oma bercerita, sekitar setahun yang lalu Tendi sempat dekat beberapa orang warga yang usianya masih seumuran.

Terduga Teroris Tendi Sumarno Sempat Janjikan Pekerjaan untuk Temannya, Namun Tidak Ditepati
Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik
Oma, saat ditemui Tribun Jabar di kediamannya, Jumat (11/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Tendi Sumarno (23), terduga teroris yang menusuk anggota Brimob hingga meninggal dunia di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kini telah tewas.

Menurut Ketua RT 022, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Oma (50), Tendi kurang begitu akrab dengan warga karena jarang bergaul.

Oma bercerita, sekitar setahun yang lalu Tendi sempat dekat beberapa orang warga yang usianya masih seumuran. Tendi bahkan sempat mengajak salah satu temannya untuk ikut ke Jakarta untuk dijanjikan suatu pekerjaan.

Baca: Singgung Kemenangan Mahathir, Aher Sebut Prabowo Pun Mampu Mengalahkan Petahana yang Kuat

Namun, kata Oma, Tendi tak kunjung menepati janjinya hingga temannya kembali lagi ke kampung Buniara.

Sejumlah teman Tendi sempat menjauhi Tendi karena mereka mengganggap jika Tendi sudah menipu temannya.


"Sejak itu Tendi dijauhi teman-temannya yang seumuran sama dia. Setelah kejadian itu, Tendi semakin tidak terlihat bersosialisasi dengan masyarakat," kata Oma di Subang, Jumat (11/5/2018) malam.

Selain itu, Tendi juga jarang pulang ke Kampung Buniara. Sebab, Tendi dikabarkan bekerja di ibu kota.

"Jarang pulang k esini. Karena dia sudah biasa merantau. Di Jakarta juga sama ibunya. Karena ibunya menikah lagi setelah ayah Tendi meninggal. Tendi juga lahirnya di Sulawesi karena dulu bapaknya orang sana. Kalau ibunya asli sini. Jadi keluarga Tendi pindah kesini dari Sulawesi," kata Oma, Ketua RT 022 yang sudah 20 tahun menjadi Ketua RT.


Di Kampung Buniara, kata Oma, Tendi biasanya tinggal bersama kakak pertamanya, Yudi yang sudah berkeluarga, walaupun di Kampung Buniara masih terdapat beberapa sanak saudara dari ibunya.

"Kalau keisini tinggalnya di rumah kakaknya, Yudi. Tapi itupun Tendi juga jarang keluar rumah. Paling ke warung saja. Tegur sapa sama warga saja jarang sekali," kata dia.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help