Home »

Bisnis

» Mikro

Serap Banyak Tenaga Kerja, Aher Dorong Invetasi di Sektor Riil di Jawa Barat

Peran serta investor tidak harus mereka yang memiliki uang banyak, namun bisa dari masyarakat yang membeli saham

Serap Banyak Tenaga Kerja, Aher Dorong Invetasi di Sektor Riil di Jawa Barat
Tribunjabar/Siti Fatimah
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat menjadi pembicara di acara Who Wants To Be A Trillionaire (Value Investing) bersama Lo Kheng Hong (Warren Buffet Indonesia) yang digelar Panin Sekuritas di Aula MM unpad Bandung, Sabtu (12/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Perekonomian Jawa Barat triwulan I-2018 dibanding triwulan I-2017 (y-on-y) tumbuh sebesar 6,02 persen. Pertumbuhan banyak ditopang dari sektor riil. Untuk terus mengembangkan sektor ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mendorong pertumbuhan investasi di sektor riil.

"Pertumbuhan ekonomi ditunjang dari sektor riil. Sektor ini menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi kita. Karena sektor ini pula yang menyerap banyak tenaga kerja," kata Aher saat menjadi pembicara di acara Who Wants To Be A Trillionaire (Value Investing) bersama Lo Kheng Hong (Warren Buffet Indonesia) yang digelar Panin Sekuritas di Aula MM Unpad Bandung, Sabtu (12/5/2018).

Baca: Ternyata Ini Alasan Persipura Berlatih di Jakarta Bukan di Bandung, Pelatih Ogah Pikirkan Statistik

Untuk meningkatkan sektor riil, Aher berharap makin banyak pula investor yang berinvestasi di sektor tersebut. Peran serta investor tidak harus mereka yang memiliki uang banyak, namun bisa dari masyarakat yang membeli saham di perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor riil yang sudah go public.


"Kemajuan di sektor riil akan ikut mendorong kemajuan di sektor lain. Berinvestasi di sektor riil berarti turut memajukan pertumbuhan ekonomi dan membantu membuka peluang lapangan kerja," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat struktur perekonomian Jawa Barat menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2018 masih didominasi oleh sektor riil yakni tiga lapangan usaha utama yakni industri pengolahan sebesar 42,58 persen, perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor sebesar 14,78 persen serta pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 9,16 persen.


Penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Jawa Barat triwulan I-2018 (y-on-y), industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi yaknisebesar 3,19 persen, diikuti perdagangan besar-eceran, dan reparasi mobil-sepeda motor sebesar 0,80 persen dan  konstruksi sebesar 0,76 persen. 

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help