Besok, Hari Terakhir Pertunjukan Air Mancur Sribaduga di Purwakarta

Heri menjelaskan alasan tidak menunjukkan atraksi air mancur yang digadang-gadang terbesar se-Asia Tenggara itu.

Besok, Hari Terakhir Pertunjukan Air Mancur Sribaduga di Purwakarta
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Air mancur Sri Baduga di Situ Buleud, Purwakarta Sabtu (18/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pada Sabtu (12/5/2018) malam, pertunjukan Air Mancur Sribaduga di Situ Buleud, Purwakarta akan menjadi yang terakhir.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Pariwisisata, Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata, Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar.

"Untuk pertunjukan air mancur Sribaduga itu, pada pekan depan diberhentikan dahulu sementara operasionalnya," katanya saat ditemui di ruangannya, Jalan Basuki Rahmat, Sindangkasih, Purwakarta, Jumat (11/5/2018).

Pemberhentian itu akan dilakukan hingga satu bulan kedepan atau selama bulan suci Ramadan.

Baca: Pelatih Persipura Jayapura Katakan Ini Jelang Pertandingan Menghadapi Persib Bandung

Serta akan dioperasikan kembali untuk memanjakan masyarakat pada tanggal 23 Juni 2018.

Surat edaran mengenai pemberhentian sementara tersebut pun telah ditetapkan dan telah disosialisasikan.

Heri menjelaskan alasan tidak menunjukkan atraksi air mancur yang digadang-gadang terbesar se-Asia Tenggara itu.

Baca: Belasan Ribu Botol Miras dan Ratusan Jeriken Tuak Dimusnahkan di Alun-alun Majalaya

"Kalau dilihat dari jadwal petunjuknya, kan, malam hari ya. Itu bertepatan dengan tarawih kalau di bulan Ramadhan," ucap dia.

Selain itu juga, menghormati adanya keputusan MUI Purwakarta. Pihaknya menginstruksikan agar tempat hiburan yang buka pada malam hari diminta untuk ditutup.

Serta, bertujuan agar bisa lebih konsentrasi dan fokus untuk melakukan ibadah selama bulan suci.

Baca: Ini Cara Dua Terduga Teroris Menerobos Polisi agar Bisa Membantu Temannya di Mako Brimob

Meski begitu, area situ Buleud tetap bisa digunakan pagi dan sore, untuk berolahraga, berkumpul atau ngabuburit.

"Adapun wisata taman-taman yang ada di Purwakarta, silahkan saja untuk dikunjungi dan dinikmati," ujar Heri menambahkan.

Penulis: Haryanto
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help