Kendaraan Proyek Pembangunan Kerap Melintasi Jalan Gerbang Sekolah

Kepala sekolah SMP 1 Karangpawitan, Kabupaten Garut, ungkap proyek pembangunan itu memakan akses jalan menuju sekolah.

Kendaraan Proyek Pembangunan Kerap Melintasi Jalan Gerbang Sekolah
TRIBUN JABAR/HAKIM BAIHAQI
Proyek pembangunan di samping SMP 1 Karangpawitan, Jalan Cimurah, Desa Cimurah, Kabupaten Garut, Rabu (9/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Karangpawitan, Kabupaten Garut, mengaku proyek pembangunan yang berada di samping sekolah memakan akses jalan menuju sekolah.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Selasa (8/5/2018), kendaraan penunjang material kebutuhan proyek setiap hari masuk dari gerbang sekolah SMP 1 Karangpawitan.

Hal tersebut dikarenakan, untuk menuju lokasi proyek, akses yang dapat dilalui oleh kendaran besar hanya melalui gerbang sekolah.

Baca: Sule Digugat Cerai, Lihat Ramalan Mbah Mijan Terbukti dalam Semalam, Netter Tuding Ada yang Bocor

Baca: VIDEO HEADLINE EKSKLUSIF: Edisi Rabu 9 Mei 2018, Ikan Jabar Tidak Laku di Jabar

Kepala Sekolah SMP 1 Karangpawitan, Didi Rusnadi, menyebutkan, pembangunan sekolah tersebut sudah berlangsung selama hampir dua pekan.

Didi mengatakan, pembangunan perumahan adalah hak pengembang, karena tanah tersebut bukan lahan milik sekolah atau negara.

"Tidak ada jalan lain untuk bisa masuk ke area proyek, tetapi kenapa harus melalui gerbang sekolah," kata Didi di Kantor SMP 1 Karangpawitan, Jalan Cimurah, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (8/5/2018).


Karena merasa terenggut, kemudian pihak sekolah, menyarankan kepada pengembang untuk berkomunikasi langsung dengan pemerintah setempat terkait penggunaan aset, yakni jalan gerbang sekolah.

"Pembangunan proyek tetapi tidak memperhatikan warga sekitar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help