Kesaksian Penyidik KPK: Setuhan Tangan Setya Novanto Hingga Diusir Fredrich Yunadi

Sama dengan Fredrich Yunadi, penasehat hukum Fredrich Yunadi pun menyampaikan keberatan serupa.

Kesaksian Penyidik KPK: Setuhan Tangan Setya Novanto Hingga Diusir Fredrich Yunadi
irwan rismawan/tribunnews.com
Terdakwa kasus dugaan merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik Fredrich Yunadi menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (29/3/2018). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang lanjutan kasus menghalangi penyidikan e-KTP dengan terdakwa, Fredrich Yunadi, Senin (7/5/2018).

Dalam sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK, menghadirkan saksi yang berasal dari penyidik KPK bernama Riska Anungnata.

‎Pada awal persidangan, Fredrich Yunadi mengajukan keberatan kepada majelis hakim terkait keberadaan saksi.

Sama dengan Fredrich Yunadi, penasehat hukum Fredrich Yunadi pun menyampaikan keberatan serupa.

"Kami keberatan yang mulia jika jaksa mengajukan saksi tambahan, sebab saksi dalam berkas saja belum semua dihadirkan," kata Fredrich Yunadi.


Menurut Fredrich Yunadi  harusnya jaksa menghadirkan semua saksi yang pernah diperiksa dalam tahap penyidikan dan memberikan keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Karena hingga saat ini, ucap Fredrich Yunadi, belum semua saksi dihadirkan jaksa KPK ke persidangan.

Namun, hakim menolak keberatan Fredrich Yunadi dan kuasa hukumnya.

Dalam kesaksiannya, Riska menjelaskan sejumlah hal khususnya saat Setya Novanto berada di Rumah Sakit Medika Permata Hijau usai mengalami kecelakaan lalu lintas, Kamis (16/11/2017).

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help