Tribun Health

Soal Penyakit Lupus, Dokter Ahli Minta Masyarakat Belajar pada Selena Gomez

Laniyati Hamijoyo mengatakan, penyakit lupus yang diderita Selena Gomez sudah berada. . .

Soal Penyakit Lupus, Dokter Ahli Minta Masyarakat Belajar pada Selena Gomez
NET
Selena Gomez 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Rumah Sakit Hasan Sadikin dr. Laniyati Hamijoyo, mengatakan, penyandang lupus (odapus) tetap bisa beraktivitas seperti orang normal yang tidak memiliki penyakit lupus.

“Contohnya saja, Selena Gomez, satu di antara penyandang lupus, dia aktif seperti orang normal dan berprestasi,” ujarnya ketika ditemui di sela acara peringatan Hari Lupus Sedunia 2018, Aula Barat ITB, Bandung, Minggu (6/5/2018).

Laniyati Hamijoyo mengatakan, penyakit lupus yang diderita Selena Gomez sudah berada di tahap cukup berat, tetapi tidak menghalangi kariernya sebagai aktris dan musisi.

Menurut Laniyati Hamijoyo, kunci agar odapus bisa beraktivitas normal adalah dukungan dari orang sekitar, semisal keluarga dan teman.

Selain itu, orang sekitar odapus juga harus memahami penyakit lupus agar dapat membantu ketika odapus mengalami penurunan kondisi kesehatan.

“Kalau orang odapus sakit, dia tampak sehat. Tapi pada saat tertentu, kalau capek sekali, orang sekitarnya penting memahami apa peyakit ini. Dia perlu istirahat, kalau dia baik, bisa aktif seperti orang normal,” ujarnya. 

Orang odapus juga perlu memeriksakan penyakitnya secara rutin ke dokter atau terapi.

Terapi orang odapus bersifat mengendalikan penyakit, agar kondisinya tidak semakin parah.

Laniyati Hamijoyo juga mengaku jika penyakit lupus merupakan penyakit yang sulit didiagnosa karena gejalanya bermacam.

“Mulai dari rambut rontok, sariawan, butterfly rash, pasien mengeluh nyeri sendi. Kalau kena otak bisa sampai kejang, ginjal bocor sehingga kaki bengkak, bisa kena ke jantung, paru-paru, banyak gejalanya,” ujarnya.

Laniyati Hamijoyo menyarankan agar masyarakat tidak meremehkan gejala sekecil apapun.

Jika mengalami gejala seperti yang telah disebutkan, disarankan segera berkonsultasi ke dokter.

Terapi dapat membantu odapus menjalani aktivitas seperti biasa.

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help