Keluarga Tak Punya Firasat Kapten Azan Supriyadi Jadi Korban Tewas Tragedi Kebakaran

Peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/5) malam, pukul 23.00 WIB.

Keluarga Tak Punya Firasat Kapten Azan Supriyadi Jadi Korban Tewas Tragedi Kebakaran
TRIBUN JABAR/SELI ANDINA
Keluarga Kapten Cpm Azan Supriyadi, korban kebakaran Asrama Denintel Korem 102 Jalan Tengkawang Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, masih menunggu kedatangan jenazah, Sabtu (5/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keluarga mengaku syok dan terpukul dengan kabar meninggalnya Kapten Cpm Azan Supriyadi dan putrinya yang menjadi korban kebakaran Asrama Denintel Korem 102 Jalan Tengkawang Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya.

Adik korban, Agustian (38), mengaku baru mendapat kabar duka tersebut pada dini hari, sekira pukul 02.30 WIB.

Hal tersebut disampaikan Agustian ketika ditemui Tribun Jabar di rumah duka, di Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/5/2018).

"Saya dapat kabar pertama pukul 02.30 WIB dari kakak pertama kami yang di Cimahi," ujar Agustian.

Kakak pertama Agustian, dirinya bercerita, sempat menelepon namun tidak diangkat karena dirinya dan keluarga dalam kondisi tertidur lelap.


Agustian bercerita, pihak keluarga dan korban memang selalu berkontal via ponsel. Terakhir kali dirinya bertukar pesan adalah pada seminggu lalu.

"Kalau kakak saya (korban) ke sini (Rancaekek) terakhir sebulan yang lalu, dia kan pra pendidikan, mau naik pangkat," ujar Agustian.

Agustian menyampaikan, tidak ada yang aneh dari korban saat pulang ke Rancaekek, hanya saja korban mendadak berkeliling bertemu dengan teman-temannya, padahal sebelumnya tidak pernah, bahkan reuni saja tidak hadir.

"Kakak saya ke rumah teman-temannya, ke Cikancung sampai ke Garut," ujarnya.

Peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/5) malam, pukul 23.00 WIB.

Asrama Denintel Korem 102 di Jalan Tengkawang, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, yang dihuni Kapten Azan Supriyadi terbakar.

Kapten Azan dan putrinya, Nazla Syariah, menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Nyawa keduanya tak dapat terselamatkan.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help