Mahasiswa Bisa Belajar dari Pengalaman Christine Hakim

para mahasiswa dapat memetik nilai-nilai positif dan belajar tanggung jawab yang diemban insan film Indonesia dari sosok Christine Hakim

Mahasiswa Bisa Belajar dari Pengalaman Christine Hakim
Istimewa
Christine Hakim saat mengisi diskusi Restropeksi Christine Hakim "Skenario Hidup Sang Sineas" 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Kedatangan Christine Hakim dalam sesi diskusi hari ketiga acara Restropeksi Christine Hakim, “Skenario Hidup Sang Sineas” disambut antusias para peserta diskusi.

Acara ini digelar Program Studi TV dan Film bekerja sama dengan Hima TVF Fikom Unpad di kampus Fikom Unpad Jatinangor, Jumat (4/5/2018).

Pengalaman yang dibagikan oleh aktris legendaris Indonesia tersebut dinilai menjadi pelajaran berharga bagi para peserta, terutama mahasiswa Prodi TV Film Unpad.

Hal tersebut disampaikan Kaprodi TV Film Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Dr Aceng Abdullah M.Si, pada hari yang sama.


Menurut Aceng Abdullah, para mahasiswa dapat memetik nilai-nilai positif dan belajar tanggung jawab yang diemban insan film Indonesia dari sosok Christine Hakim.

Kepala Pusat Pengembangan Film Kemendikbud, Dr Maman Wijaya, pun menyampaikan dukungannya terkait kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan pengkajian dan apresiasi film seperti yang dilakukan oleh Prodi TV Film Unpad dapat membantu meningkatkan kualitas perfilman nasional.

Baca: Sopir Mabuk, Pajero Sport Tabrak Revo, Empat Orang Tewas dan Tiga Lainnya Kritis

Baca: 5 Fakta Mencengangkan Atraksi Gagal Menewaskan Santri, No 4 Bikin Geram dan Elus Dada, Astagfirullah

"Peningkatan kualitas salah satunya melalui acara seperti ini juga berbagai workshop yang diselenggarakan oleh semua elemen masyarakat," ujar Dr Maman Wijaya.

Dr Maman Wijaya menambahkan, sejak 2016, pihak Pusbang Film setiap tahun menerbitkan buku berisi kumpulan kajian tentang perfilman nasional.

"Ini sebagai upaya meningkatkan mutu film Indonesia," ujarnya.

Pihaknya juga memiliki data yang berkaitan dengan dunia sinematografi nasional sehingga bisa dimanfaatkan oleh siapa saja termasuk akademisi maupun insan media massa. (*)

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help