Home »

Tasik

Cetak 5.000 Wirausahawan Baru, Pemkot Tasik Bekali Anak Muda Pengetahuan Industri Kreatif

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program pencetakan 5.000 wirausahawan baru yang dicanangkan Pemerintah Kota Tasik.

Cetak 5.000 Wirausahawan Baru, Pemkot Tasik Bekali Anak Muda Pengetahuan Industri Kreatif
Tribun Jabar/Isep Heri
Pemaparan teori industri kreatif oleh pemateri dalam pelatihan pengembangan minat dan bakat melalui bidang industri kreatif kepada sejumlah remaja untuk mencetak wirausaha baru di STMIK Tasikmalaya, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sejumlah remaja di Kota Tasikmalaya mendapatkan pelatihan pengembangan minat dan bakat mereka melalui bidang industri kreatif.

Pelatihan kewirausaahan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga ini digelar di STIMIK Mitra Kencana Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari dari Rabu (2/5/2018) kemarin hingga Sabtu (5/5/2018).

Kepala Seksi Ekonomi Kreatif Disparbudpora Kota Tasik, Edi Sumardi mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program pencetakan 5.000 wirausahawan baru yang dicanangkan Pemerintah Kota Tasik.


Dia menuturkan, pelatihan dilakukan dalam bentuk teori dan praktik. Pelatihan yang dilakukan meliputi tiga bidang, antara lain fotografi, pemandu wisata, dan pembuatan kerajinan payung geulis.

"Melalui pelatihan ini kami harapkan akan mencetak wirausaha di Kota Tasikmalaya dan kita akan menambah daya dongkrak perekonomian yang ada di Kota Tasik dengan keberadaan wirausaha baru ini," kata Edi, Kamis (3/5/2018) siang.

Pelatihan yang diikuti hampir seratus peserta ini nantinya, lanjut Edi bakal mendapatkan pendampingan.

Baca: Abdus Salim Terkekeh saat Memperagakan Cara Membunuh Terapis Cantik

"Pemerintah juga bakal mengucurkan dana pemodalan bagi para peserta yang dinila memenuhi standar kualifikasi dan mampu membuka usaha secara mandiri," lanjut Edi.

Dia menambahkan, semua bidang yang dilatih ini berkaitan dengan bidang pariwisata.

Baca: Makan di Warung Nasi Pojok Halal Cirebon Enggak Wajib Bayar Loh, Kok Bisa?

"Karena bagaimanapun pariwisata suatu daerah itu akan berkembang jika industri kreatifnya bagus. Kami juga ingin supaya nantinya keahlian mereka bisa disiapkan untuk wisatawan," tambahnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help